Sepak Bola Dunia

Persaingan pelatih lokal dan asing di Liga Jepang semakin ketat

Persaingan pelatih lokal dan asing di Liga Jepang semakin ketat

Pelatih klub Liga Jepang Sanfrecce Hiroshima asal Jerman, Michael Skibbe. HO/J. League

Jakarta (ANTARA) - Liga Utama Jepang atau dikenal dengan "Meiji Yasuda J1 League" 2022 menjadi salah satu kompetisi sepak bola yang paling mendapatkan sorotan, sehingga posisi pelatih di klub-klub yang berkompetisi menjadi incaran baik oleh pelatih lokal maupun asing.

Dari 18 tim yang menghuni kasta teratas Liga Jepang musim ini, berdasarkan data yang dihimpun dari J. League, Jumat, rasio pelatih lokal dan asing sama banyaknya. Ada sembilan pelatih lokal yang bersaing dengan sembilan pelatih asing dari luar Jepang saat ini.

Sebenarnya pada awal musim jumlah pelatih lokal 10 orang, tetapi berubah saat Vissel Kobe memecat pelatih mereka, Atsuhiro Miura pada 20 Maret lalu yang kemudian posisinya diisi pelatih sementara asal Spanyol, Lluis Planaguma.

Dari sisi pelatih lokal, ada empat pelatih yang baru menangani tim awal musim ini yakni Tomohiro Katanosaka (Gamba Osaka), Kenta Hasegawa (Nagoya Grampus), Kenta Kawai (Sagan Tosu), dan Akira Ito (Jubilo Iwata).

Sedangkan sisanya pelatih lama yakni pelatih juara bertahan Toru Oniki (Kawasaki Frontale), Satoshi Yamaguchi (Shonan Bellmare), Hiroaki Hiraoka (Shimizu S-Pulse), Akio Kogiku (Cerezo Osaka), dan Shigetoshi Hasebe (Avispa Fukuoka).

Dari lima pelatih lama ini, Toru Oniki jadi yang paling lama menukangi timnya. Oniki yang merupakan mantan pemain Kawasaki Frontale sudah menukangi bekas klubnya tersebut sejak 2017 lalu setelah sebelumnya menjabat sebagai pelatih tim muda lalu asisten pelatih di klub yang sama.

Selama lima musim, Oniki membawa Frontale menguasai Jepang dengan empat kali jadi juara J1 League, sekali Piala Kaisar, satu trofi J.League Cup, dan dua gelar Piala Super Jepang.

Sedangkan dari sisi pelatih asing, Spanyol paling mendominasi dengan punya tiga wakil di Liga Jepang yakni Ricardo Rodriguez (Urawa Red Diamonds), Albert Puig (F.C.Tokyo), dan Lluis Planaguma (Vissel Kobe).

Enam pelatih asing sisanya berasal dari negara berbeda yakni Mihailo Petrovic dari Serbia (Hokkaido Consadole Sapporo), Rene Weiler dari Swiss (Kashima Antlers), Nelsinho Baptista dari Brasil (Kashiwa Reysol), Kevin Muscat dari Australia (Yokohama F. Marinos), Cho Kwi-jae dari Korea Selatan (Kyoto Sanga), dan Michael Skibbe dari Jerman (Sanfrecce Hiroshima).

Weiler, Puig, dan Skibbe ditunjuk awal musim ini, sedangkan Planaguma jadi pelatih Vissel Kobe sejak 21 Maret. Sedangkan yang terlama melatih tim sekarang adalah Mihailo Petrovic di Consadole sejak awal 2018 setelah sebelumnya sudah di Jepang sejak 2006 melatih Sanfrecce Hiroshima (2006-2012) dan Urawa Reds (2012-2017).


Baca juga: Pengaruh J. League cukup terasa saat Jepang lolos ke Piala Dunia 2022
Baca juga: Pratama Arhan dapat dukungan dari Tokyo Verdy jalankan puasa
Baca juga: Lima tim Liga Jepang yang pernah gunakan jasa pemain Indonesia

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar