Depok (ANTARA News) - Atlet putri cabang olah raga anggar Indonesia, Diah Permatasari, harus puas meraih medali perak pada senjata sabel putri perorangan setelah ditumbangkan atlet Vietnam, Nguyen Thi Ledong, dengan skor 8-15 di Balairung Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat.

"Saya sudah berupaya sebaik mungkinm tapi hasilnya memang begitu. Ya, puas deh," kata Diah Permatasari usai pertandingan, di Depok, Minggu.

Diah menyatakan, sudah memberikan yang terbaik untuk negara karena selama ini selalu menjalani instruksi dari pelatih.

Dia menyatakan, sempat mengejar ketinggalan dari lawan pada skor sementara 6-8, namun pernggar asal Vietnam itu terus melaju mencuri poin.

Bahkan, Nguyen Thi Ledong merupakan atlet peringkat ke-7 dunia dan mampu menyamai pengambilan poin, namun dengan skor akhir itu harus menerima dengan lapang dana, katanya.

Diah menambahkan, untuk masa mendatang harus lebih banyak melakukan latih tanding dengan skala internasional sehingga terbiasa saat berada di arena.

Sementara itu, menejer tim anggar Indonesia, Eman Sumusi mengatakan, bahwa Diah merupakan atlet muda potensial yang masih perlu mendapatkan bimbingan.

Diah adalah atlet berusia 20 tahun dan jam terbangnya masih rendah, maka perlu diasah agar dapat diperhitungkan pada masa mendatang.

Sebelumnya, Diah Permatasari masuk semi final setelah menumbangkan atlet asal Filipina Micanor Jylyn dengan skor 15-5.

Namun rekan Diah yang juga asal Jawa Timur, Maria Wauran tumbang dari peanggar Starrat Sirawalai asal Thailand dengan skor 8-15.

Diah menambahkan , bahwa semua instruksi pelatih dilakoni dengan baik maka ketika memasuki skor lima sempat dikejar lawan.
(T.A047)

Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2011