Jakarta (ANTARA) - Mercedes-Benz tidak melihat dampak dari penghentian pengiriman gas dari Rusia ke Polandia dan Bulgaria terhadap pabriknya, tetapi tetap berupaya untuk mengurangi permintaan gas, kata perusahaan.

Penghentian tiba-tiba pengiriman gas dari Rusia akan berdampak pada produksi, dengan gas alam masih digunakan khususnya untuk pemanas dan toko cat, kata Chief Financial Officer Harald Wilhelm dalam panggilan pers, dikutip Reuters, Kamis.

"Tentu saja kami bekerja untuk mengurangi permintaan, tetapi juga mengubah sumber energi secepat mungkin," katanya.

Mercedes-Benz memiliki pabrik di Jawor, Polandia, dan di Kecksemet, Hongaria.

Raksasa energi Rusia Gazprom mengatakan pada Rabu (27/4) bahwa pihaknya telah menghentikan pasokan gas ke Bulgaria dan Polandia karena gagal membayar gas dalam rubel, tanggapan terberat Kremlin terhadap sanksi yang dijatuhkan oleh Barat atas konflik di Ukraina.




Baca juga: Limusin Aurus Senat, mobil Kepresidenan Rusia yang gantikan Mercedes

Baca juga: Biden: Rusia tak boleh manipulasi aliran gas alam untuk tujuan politik

Baca juga: Rusia ancam putuskan gas ke Ukraina
Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2022