Jakarta (ANTARA) - Pelatih AS Roma Jose Mourinho menegaskan timnya optimistis menatap laga menghadapi Leicester City pada leg kedua semifinal Liga Conference di Stadion Olimpico, Roma, Kamis pekan depan.

Dikutip dari situs resmi klub, Jumat, Mourinho menilai hasil imbang 1-1 dengan Leicester City di Stadion King Power, Leicester merupakan hasil yang cukup bagus dan mereka percaya diri menatap leg kedua yang akan dimainkan di kandang mereka.

"Bagaimanapun, saya yakin bahwa sebelum pertandingan, setiap penggemar Roma akan dengan senang hati menerima hasil ini, karena itu berarti semuanya akan ditentukan di Olimpico," tegas Mourinho.

"Saya tidak tersenyum, karena saya tahu bahwa bahkan dengan 70.000 penggemar di stadion itu akan menjadi pertandingan yang sulit," sambungnya.

Baca juga: Leicester City bermain imbang 1-1 saat jamu AS Roma

Meski begitu, Mourinho enggan anak asuhnya melupakan pertandingan menghadapi Bologna pada ajang Liga Italia yang akan digelar akhir pekan nanti di Stadion Olimpico.

Menurut Mourinho, saat ini Roma akan berusaha untuk bisa memastikan diri lolos ke Liga Europa melalui jalur Liga Italia sehingga tidak bergantung oleh menjuarai kompetisi Liga Conference.

"Minggu akan menjadi berat bagi kami, Berbeda dengan Leicester yang fokus di Conference League karena tidak memiliki peluang lolos ke Eropa melalui Premier League. Tapi kami masih memiliki kesempatan itu, ada tempat kelima untuk diperebutkan dan kami memiliki empat pertandingan untuk melakukannya," jelas Mourinho.

"Pertandingan hari Minggu akan sangat sulit. Kami harus fokus, kami membutuhkan penggemar kami dan kami harus melupakan bahwa tiga hari setelah itu kami akan memiliki semifinal. Kami harus fokus di Bologna," sambungnya.

Pada leg kedua nanti, AS Roma harus mampu memenangkan pertandingan dengan selisih satu gol atas Leicester City agar bisa memastikan diri lolos ke final Liga Conference.

Baca juga: Mourinho sebut Roima dalam fase kunci Liga Conference
Baca juga: Diwarnai lima gol, Feyenoord taklukkan Olympique Marseille

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2022