Jakarta (ANTARA) - Pabrikan otomotif Jepang, Nissan Motor Corporation, mengumumkan teknologi bantuan pengemudi terbaru yang memanfaatkan informasi seketika yang sangat akurat tentang lingkungan sekitar kendaraan untuk secara dramatis meningkatkan kemampuan menghindari tabrakan.

Di fasilitas Nissan, kendaraan uji digunakan untuk menunjukkan bagaimana teknologi ini dapat secara otomatis melakukan manuver menghindari tabrakan.

Baca juga: Nissan-Tread Lightly! kolaborasi untuk rekreasi off-road

Teknologi "ground truth perception" Nissan memadukan informasi dari LIDAR, radar, dan kamera berperforma tinggi generasi mendatang. Teknologi tersebut dapat mendeteksi bentuk dan jarak objek, serta struktur area di sekitar kendaraan, secara real time dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Dengan memanfaatkan informasi ini, kendaraan dapat langsung menganalisis situasi saat ini, menilai dan secara otomatis melakukan operasi penghindaran tabrakan yang diperlukan.

Teknologi yang sedang dalam pengembangan oleh Nissan ini juga dapat mendeteksi lalu lintas yang melambat dan hambatan jalan di kejauhan dan melakukan perubahan jalur yang sesuai.

Baca juga: Nissan Pathfinder khusus petualang hadir dalam wujud Rock Creek

Yang penting, teknologi ini juga dapat memberikan peningkatan dukungan kepada pengemudi di area di mana informasi peta terperinci tidak tersedia.

"Kami yakin bahwa teknologi ground truth perception yang sedang dikembangkan akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kepercayaan pemilik, mengurangi kecelakaan lalu lintas, dan mengemudi secara otonom di masa depan," kata Wakil Presiden Senior Penelitian dan Pengembangan Global Nissan Takao Asami dalam pernyataan resmi perusahaan, dikutip Sabtu.

LIDAR generasi berikutnya, elemen penting, sedang diintegrasikan ke dalam sistem Nissan bekerja sama dengan Luminar, memanfaatkan teknologi terdepan di dunia. Di bidang kontrol penghindaran tabrakan tingkat lanjut, sangat penting untuk mengembangkan teknologi verifikasi yang sangat akurat dalam lingkungan digital.

Untuk tujuan ini, Nissan bekerja sama dengan Applied Intuition, yang memiliki teknologi simulasi tercanggih.

Di bawah visi jangka panjangnya, Nissan Ambition 2030, Nissan berupaya mengembangkan teknologi kontrol kendaraan yang bertujuan untuk mengurangi kecelakaan secara signifikan dengan memanfaatkan teknologi LIDAR generasi mendatang.

Nissan percaya bahwa di era mengemudi otonom yang akan datang, teknologi bantuan pengemudi yang dapat menghindari kecelakaan yang sangat kompleks akan menjadi penting. Nissan menargetkan pengembangan teknologi ground truth perception ini selesai pada pertengahan 2020-an.

Ini pertama-tama akan tersedia pada model-model baru tertentu kendaraan Nissan, dan pada hampir setiap model baru pada tahun fiskal 2030.



Baca juga: Nissan demonstrasikan teknologi e-4ORCE yang diklaim nyaman

Baca juga: Nissan dikabarkan akan akhiri produksi sedan Cima

Baca juga: Nissan beri sentuhan baru untuk Leaf di pasar Eropa
Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2022