Lebaran

Warga Pangkalpinang padati TPU usai Shalat Idul Fitri

Warga Pangkalpinang padati TPU usai Shalat Idul Fitri

Warga setelah Shalat Idul Fitri 1443 Hijriah memadati TPU Bukit Merapin di Pangkalpinang, Senin (2/5/2022). ANTARA/Aprionis

Pangkalpinang (ANTARA) - Warga Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung usai Shalat Idul Fitri 1443 Hijiriah, Senin, memadati berbagai tempat pemakaman umum untuk mendoakan keluarga dan kerabat masing-masing yang telah meninggal dunia.

Pantauan ANTARA di sejumlah TPU di Kota Pangkalpinang, seperti TPU Bukit Intan, Gabek, Rangkui, Jalan Muntok, dan lainnya pada Senin pagi, ratusan warga memadati tempat pemakaman umum tersebut untuk mendoakan sanak keluarga yang telah meninggal dunia.

Pada peziarah kubur pada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah di daerah itu juga melakukan tabur bunga dan membersihkan makam sanak familinya.

Lalu lintas di kawasan TPU tersebut, terpantau macet cukup panjang karena ketersediaan tempat parkir kendaraan pengunjung yang terbatas. Para pengunjung TPU hanya memarkirkan kendaraan di sisi kanan dan kiri jalan pemakaman umum tersebut.

Baca juga: DKI kaji aturan ziarah kubur untuk Lebaran tahun ini

Salah satu peziarah asal Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Hendra, mengaku rutin berziarah ke kuburan keluarganya setiap Idul Fitri.

"Kami berziarah ke kuburan kedua orang tua kami untuk mendoakannya dan merupakan salah satu cara untuk tetap mendekatkan diri kepada Allah SWT, bahwa semua yang hidup akan kembali kepada-Nya," katanya.

Nanda, salah seorang peziarah di TPU Bukit Merapen, juga mengatakan ziarah ini selalu dilakukan keluargannya setiap tahun, setelah Shalad Id untuk mendoakan orang tua dan keluarga yang sudah meninggal dunia.

"Setiap tahun setelah Shalat Id kami sekeluarga berziarah ke kuburan orang tua dan keluarga lainnya. Kami berharap dengan ziarah ini Allah SWT memberikan kelapangan dan ketenangan kepada arwah orang tua kami di alam barzakh serta terhindar dari siksaan kubur," katanya.

Baca juga: Warga Kota Kupang gotong royong bersihkan makam

Pewarta: Aprionis
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar