counter

Gunung Marapi kembali meletus

Gunung Marapi kembali meletus

Gunung Marapi terlihat dari Nagari Tigo Baleh, Kota Bukittinggi, Sumbar, Senin (14/11). Saat itu Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BGPVMB) di Bukittinggi menyatakan gunung marapi setelah mengalami penurunan aktivitas beberapi hari terakhir ini, aktivitasnya kembali meningkat dengan mengeluarkan satu kali abu vulkanik dan satu kali hembusan, dengan status waspada level II serta menutup semua jalur pendakian. (ANTARA/Arif Pribadi)

Bukittinggi (ANTARA News) - Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanahdatar dan Agam, Sumatera Barat, pada Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIB kembali meletus dengan mengeluarkan asap hitam disertai abu vulkanik.

"Asap hitam disertai abu vulkanik muncul dari puncak kawah terlihat jelas dari jauh Bukittinggi. Gumpulan asap hitam disertai abu vulkanik itu dipekirakan setinggi 50 meter dari puncak kawah," kata Anton, warga Sudirman Bukittinggi, Selasa.

Ia menyebutkan, asap hitam disertai abu vulkanik tersebut berlangsung sekitar 10 menit setelah itu hilang dan kembali muncul dengan tekanan melemah.

"Asap hitam dan abu vulkanik gunung sejak seminggu terakhir ini tidak ada terlihat ke luar dari kawah," katanya.

Warga lainnya, On Seven, menyebutkan, gunung terlihat menyemburkan asap hitam disertai abu vulkanik ketika hendak lari pagi ke lapangan Kodim 0304 Agam - Bukittinggi.

"Gunung terlihat menyemburkan asap hitam disertai abu vulkanik hanya berlangsung sebentar, namun belum hilang semburan abu vulkanik sebelumnya lalu mumcul lagi semburan baru," katanya.

Ia menambahkan, semburan asap hitam disertai abu vulkanik tersebut hingga pukul 08.30 WIB masih terlihat keluar dari kawah gunung.

Warseno, petugas BGPVMB (Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) di Pos Pemantauan Gunung Marapi, menyebutkan bahwa semburan asap hitam disertai abu vulkanik mengarah ke timur gunung.

Ia menyebutkan, letusan pada gunung itu secara kualitas masih sama dengan letusan sebelumnya yaitu berkisaran setinggi 100 - 600 meter.

"Gunung Marapi masih status waspada waspada level II. Masyarakat tetap dilarang untuk mendekati gunung hingga radius tiga kilometer dari puncaknya," katanya.

Salah satu gunung aktif di Sumbar ini telah mengalami peningkatan aktivitas sejak 3 Agustus 2011 sekitar pukul 09.00 WIB.

Gunung Marapi sempat mengeluarkan abu vulkanik berbau belerang berketinggian 1.000 meter, dan menjangkau sejumlah daerah di Sumbar, seperti Agam, Tanahdatar, Padangpariaman, dan Padangpanjang. (*)

Penyebab status waspada Merapi berlangsung setahun

Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar