Jaz akan rilis album terbarunya bertajuk "Transisi" bulan ini

Jaz akan rilis album terbarunya bertajuk "Transisi" bulan ini

Jaz akan rilis album terbarunya bertajuk "Transisi" bulan ini (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Di bulan Mei 2022 ini, Jaz siap merilis album keduanya berjudul "Transisi" dan satu single lagi berjudul “Cause You’re My Schatzi” yang merupakan kolaborasi terbaru Jaz dengan Ari Lesmana dan Andy Armand dari Fourtwnty.

“Aku tahu Fourtwnty. Mereka salah satu band yang bersinar di industri musik Indonesia. Selama ini aku mendengar lagu-lagu mereka lewat media, seperti Youtube," ungkap Jaz dikutip dari siaran persnya, Jumat.

"Tiba-tiba, aku diajak ke studionya untuk mendengarkan mereka menyanyikan lagunya secara live sebagai pengganti demo. Rasanya sulit digambarkan. Akhirnya, mereka menyuruh aku untuk mencoba menyanyikan lagu itu,” tambahnya.

Meski awalnya masih meraba-raba bagaimana cara membawakan “Cause You’re My Schatzi” dengan caranya sendiri, Jaz berhasil menemukan gaya bernyanyi seperti apa yang ingin dia terapkan pada lagu ini karena genrenya memang tidak jauh berbeda dari lagu-lagu Jaz sebelumnya, yaitu pop dengan sedikit sentuhan akustik.

Baca juga: Jelang Idul Adha, Jaz luncurkan "Shalawat Asyghil"

Baca juga: Jaz grogi jadi pembuka konser Charlie Puth


“Sebenarnya, lagu ini sudah diciptakan Ari dan Andy dari tahun 2007 dan baru mendapat kesempatan untuk dirilis di tahun 2022 ini. Proses rekamannya sendiri juga sudah dilakukan di tahun 2020. Di antara semua laguku, 'Cause You’re My Schatzi' adalah lagu dengan proses take vocal terlama, mulai dari setelah Maghrib sampai jam 03.00 pagi," ujar Jaz.

"Tapi, hasilnya malah tidak dipakai dan kita take lagi di hari yang berbeda. Di lagu ini, sebagai penulis lagu, Ari juga bertindak sebagai pengarah vokal dan cukup perfeksionis. Tapi, itulah yang aku suka darinya. Ini memberi pengalaman baru bagiku.” lanjutnya.

Mengenai tanggapan penggemar, Jaz pun tidak berekspektasi macam-macam. Yang penting, dia nyaman dengan lagu yang dibawakan. Selain itu, Jaz juga yakin bahwa penikmat musiknya akan terus menunggu inovasi baru darinya karena ia tidak mau bermain di zona nyaman.

Niat untuk keluar dari zona nyaman inilah yang menjadi tema album kedua, Transisi. Di mata Jaz, kata ‘transisi’ yang ia pilih sebagai judul album mewakili banyak perubahan, baik dalam kehidupannya atau pun industri musik yang terus berkembang, misalnya dengan munculnya berbagai platform musik digital yang semakin memudahkan masyarakat untuk menikmati musik.

“Melalui 'Transisi' aku ingin memperlihatkan perubahan yang telah terjadi dalam karier bermusikku. Di album pertama, Sinergi, aku belum tahu apa-apa dan bisa dibilang tidak banyak terlibat dalam proses kreatifnya. Tapi, di album kedua ini, aku lebih banyak andil," katanya.

"Semua transisi itu aku dapat dari bertemu banyak orang, contohnya musisi yang sudah lama berkarier, dan belajar dari pengalaman mereka. Di album ini sendiri, aku banyak dapat bantuan dari sesama musisi, seperti Asta RAN, Handy Soulvibe, Bona Pascal, Ari Lesmana Fourtwnty, Eka Gustiwana, grup Lalahuta, dan salah satu temanku dari Brunei yang sudah membantuku sejak awal karier.” sambungnya.

Album "Transisi" akan berisi total delapan track. Empat di antaranya sudah dirilis, yaitu “Sedang Jatuh Cinta,” “Lucky Ones,” “Aku Butuh Kamu,” dan “Benar Orang Bilang” disusul “Cause You’re My Schatzi sebagai single kelima yang akan dirilis. Selain “Sedang Jatuh Cinta,” empat single lainnya sudah dibuatkan video klip dan punya jalan cerita yang nyambung satu sama lain.

Jaz berharap para pendengarnya bisa menerima album "Transisi" ini dengan baik dan merasa punya single “jagoan” baru untuk dinikmati dan relate dengan kehidupan mereka, layaknya beberapa hits Jaz di Sinergi.

Baca juga: "Everything" jadi single perdana JEJA jajaki industri musik Indonesia

Baca juga: Dispar Lombok Barat gelar Festival Senggigi Jaz sambut WSBK Mandalika

Baca juga: Jaz ajak bersyukur lewat single baru "Lucky Ones"

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar