Sekjen PBB berduka atas meninggalnya presiden UEA

Sekjen PBB berduka atas meninggalnya presiden UEA

   Sheikh Khalifa juga memimpin UEA melewati periode perkembangan yang signifikan, yang ditandai dengan kemajuan ekonomi yang pesat serta lonjakan pengaruh regional dan global, sebut pernyataan PBB.

PBB (ANTARA) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Jumat (13/5) berduka atas meninggalnya Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan, yang wafat pada usia 73 tahun.

Guterres menyampaikan belasungkawa kepada keluarga kerajaan dan pemerintah serta rakyat UEA, kata Farhan Haq, wakil juru bicara untuk sekjen, dalam sebuah pernyataan.

Sheikh Khalifa memimpin UEA sejak 2004, menggantikan ayahnya, Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, pendiri negara tersebut. Sheikh Khalifa juga memimpin UEA melewati periode perkembangan yang signifikan, yang ditandai dengan kemajuan ekonomi yang pesat serta lonjakan pengaruh regional dan global, sebut pernyataan itu.

"Sekjen menegaskan kembali komitmen PBB untuk bekerja sama erat dengan Uni Emirat Arab, termasuk pada isu-isu kemanusiaan dan dialog antaragama, serta perdamaian, keamanan, dan pembangunan berkelanjutan regional dan global," imbuh pernyataan itu. 
 

Pewarta: Xinhua
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar