Blibli telah terapkan WFA sejak awal 2022

Blibli telah terapkan WFA sejak awal 2022

Bliblioneers (sebutan bagi karyawan Blibli). ANTARA/HO-Blibli.

Jakarta (ANTARA) - Salah satu e-commerce dalam negeri, Blibli menyatakan telah menerapkan kebijakan bekerja dari mana saja atau (Work From Anywhere/WFA) sejak awal tahun 2022.

Meski wacana penerapan konsep WFA bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perbincangan dalam beberapa waktu terakhir, namun sistem kerja fleksibel itu ternyata bukanlah hal baru di dunia e-commerce.

"Ketika pandemi pada awal tahun 2020, penerapan kebijakan Work From Home bukanlah sesuatu yang benar-benar baru bagi Blibli," kata EVP People Operations and General Services Blibli, Sandra Kumalasari Dinata dalam siaran pers, Sabtu.

"Seiring dengan perkembangan pandemi serta aspirasi dari Bliblioneers (sebutan bagi karyawan Blibli), kami melihat penerapan Work From Anywhere (WFA) merupakan kebijakan paling ideal dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan baik jasmani maupun mental,” kata Sandra.

Baca juga: Blibli dan tiket.com hadirkan widget SSO mudahkan akses antar platform

Sandra menjelaskan Bliblioneers diberikan kebebasan untuk memilih tempat kerjanya, mulai dari kantor, rumah, working space, hingga kafe.

Ia menyebut, Bliblioneers berhak menentukan pilihannya sendiri dalam menjalankan metode bekerja yang paling tepat bagi mereka, mengingat setiap individu memiliki preferensi, urusan domestik, hingga tantangannya masing-masing.

Di sisi lain, Sandra mengatakan kebijakan WFA tidak menjadi alasan bagi pihaknya untuk menurunkan komitmen dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Kami juga menjaga produktivitas Bliblioneers dengan dukungan infrastruktur pekerjaan. Blibli memberikan perangkat/gawai yang mendukung kerja dari mana saja yang dilengkapi dengan sistem keamanan, sehingga data dan informasi tetap dapat dikelola keamanannya," kata dia.

"Tak hanya itu, Blibli mengalihkan beberapa komponen insentif untuk mendukung biaya pribadi yang digunakan untuk bekerja, seperti jaringan internet,” beber Sandra.

Selama diberlakukannya kebijakan WFA, fakta tidak menunjukkan terjadinya penurunan produktivitas pada karyawan Blibli. Malah menurutnya, antusiasme digital talents untuk bergabung bersama Blibli tetap terjaga. Hal itu dibuktikan lewat ratusan karyawan baru bergabung dalam periode WFA, 230 pelatihan daring, serta lebih dari 24 kali online onboarding secara mulus dilakukan.

“Blibli berkomitmen dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan inovatif untuk membantu meningkatkan kualitas, mengembangkan juga menjaga Bliblioneers. Untuk memastikan kenyamanan bekerja bagi setiap Bliblioneers kami akan mengkaji ketentuan ini secara berkala dan juga melakukan komunikasi yang komprehensif demi menyelaraskan ekspektasi dan visi antara Blibli dengan tiap karyawan,” pungkas Sandra.

Baca juga: Produk segar dan busana muslim jadi primadona penjualan Blibli

Baca juga: Blibli gelar "Bazaar UMKM Wow" di Rest Area KM 360 Batang

Baca juga: Perkuat ekosistem omnichannel, Blibli sabet Best CEO Awards 2022

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar