Warga Kupang diimbau tak beraktivitas di pantai cegah serangan buaya

Warga Kupang diimbau tak beraktivitas di pantai cegah serangan buaya

Ilustrasi - Seekor buaya liar berkalung ban bekas sedang berjemur di sebuah sungai di Sulawesi Tengah. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc)

Kupang (ANTARA) - Warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, diimbau agar tidak beraktivitas di sekitar pantai untuk sementara guna menghindari serangan buaya yang muncul di sejumlah titik perairan pesisir setempat.

"Untuk sementara warga jangan melakukan aktivitas di pinggiran pantai karena ada buaya yang muncul beberapa hari terakhir ini," kata Lurah Pasir Panjang Kota Kupang Robert Octavianus dalam keterangan yang diterima di Kupang, Sabtu.

Imbauan disampaikan sebagai tindak lanjut hasil pertemuan Lurah Pasir Panjang dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT terkait aktivitas buaya di Laut Pasir Panjang, Tode Kisar, dan Kampung Solor.

Robert mengatakan jika warga tetap melakukan aktivitas di pinggir maka harus meningkatkan kewaspadaan terhadap keadaan di sekitar.

Baca juga: Seekor buaya bertelur 70 butir di tempat penangkaran BBKSDA

Baca juga: Buaya bikin resah masyarakat ditangkap di Kupang


Warga juga diimbau jangan membuang sampah atau apapun ke laut yang dapat memancing datangnya buaya.

Selain itu jangan mencoba mengumpan atau menangkap buaya tanpa pengawasan dari pihak BBKSDA NTT.

Robert menambahkan jika ada warga yang melihat tanda-tanda atau kemunculan buaya agar dapat menghubungi BBKSA NTT melalui nomor kontak 081268857513.

Ia berharap imbauan tersebut menjadi perhatian warga agar terhindar dari serangan buaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa.*

Baca juga: Warga eks Timtim Kupang tewas diterkam buaya

Baca juga: Seorang pelajar di Kupang tewas dimangsa buaya

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Aksi Matt Wrigth kejar buaya berkalung ban hingga dini hari

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar