Kimia Farma Diagnostika kenalkan layanan Home Care

Kimia Farma Diagnostika kenalkan layanan Home Care

Ilustrasi layanan home care (ANTARA/Shutterstock/220 Selfmate Studio)

Jakarta (ANTARA) - Kemudahan mengakses teknologi berdampak besar pada layanan kesehatan, seperti home care dan telemedis yang begitu digandrungi selama masa pandemi COVID-19.

Mengikuti kemajuan tersebut, PT Kimia Farma Diagnostika (KFD) pun memperkenalkan layanan Reservasi Online, Telesales serta Layanan Home Care yang tersedia di 48 titik seluruh Indonesia.

Ardhy Nugrahanto Wokas selaku Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika mengatakan bahwa peluncuran layanan Home Care merupakannsebuah upaya untik menjangkau pelanggan di rumah agar lebih nyaman.

Home care ini menyediakan 700 dokter di Indonesia, dan ditunjang 400 spesialis seperti rehabilitasi medik, radiologi, hingga perawat. Sedangkan pasiennya mulai dari bayi, orang tua, pasien-pasien dengan penyakit diabetes, fisioterapi dan pengambilan sampling untuk pelayanan proses di laboratorium.

"Kita juga melaunching Telesales, untuk menjangkau pelanggan kita. Kita ingin mulai berkomunikasi dengan mereka seperti pengalaman-pengalaman mendapat layanan kita, kemudian kita akan menjangkau layanan penjualan secara Telesales, diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat," ujar Ardhy dikutip dari siaran resminya pada Rabu.

Di dalam layanan Home Care juga terdapat telemedis, yang dapat menjangkau masyarakat dari seluruh pelosok Indonesia untuk berkonsultasi dokter spesialis dari Jakarta.

Sementara itu, KFD mendapat dua Rekor MURI untuk edukasi dan skrining hepatitis yang dilaksanakan di seluruh Indonesia serta melayani pelaksanaan vaksinasi COVID-19 terbanyak.

"Kita bekerja sama dengan SMP dan SMA. Kemudian kita diberi kepercayaan untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk vaksinasi COVID-19 dan kita memecahkan rekor 350 ribu lebih vaksin yang telah kita distribusikan ke masyarakat," kata Ardhy.

Edukasi dan skrining hepatitis dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan peserta terbanyak yaitu 3.915 orang untuk edukasi Hepatitis dan 1.859 orang untuk skrining Hepatitis.

Sedangkan pada rekor vaksinasi, KFD
melalui jaringan kliniknya mampu mematahkan rekor sebelumnya dengan melakukan layanan vaksinasi COVID-19 sebanyak 389.582 dosis vaksin dengan periode hanya dua bulan sejak 1 Juli hingga 31 Agustus 2021 di berbagi lapisan masyarakat.

Baca juga: Dukung wisata Labuan Bajo, Kimia Farma Diagnostika buka klinik

Baca juga: Mandiri Taspen gandeng Kimia Farma untuk pemeriksaan kesehatan

Baca juga: Kimia Farma Diagnostika dukung kebijakan penurunan tarif PCR


 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar