Penataan lintas Manggarai dilakukan guna mengakomodasi perjalanan kereta api yang akan dilayani di stasiun. Tujuan akhirnya untuk meningkatkan layanan bagi pengguna jasa
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulmafendi menyampaikan bahwa kegiatan Switch Over (SO) ke-5 di Stasiun Manggarai bertujuan untuk mengakomodasi perjalanan kereta api yang lebih baik di masa mendatang.

"Penataan lintas Manggarai dilakukan guna mengakomodasi perjalanan kereta api yang akan dilayani di stasiun. Tujuan akhirnya untuk meningkatkan layanan bagi pengguna jasa," kata Zulmafendi dalam diskusi persiapan Switch Over 5 Stasiun Manggarai di Jakarta, Rabu.

Zulmafendi mengatakan Stasiun Manggarai merupakan stasiun sentral yang saling terintegrasi dan berkelanjutan dengan intermoda dan antarmoda lainnya, sehingga perlu dilakukan pembangunan.

Menurut dia, Stasiun Manggarai juga menjadi simpul titik temu pergerakan masyarakat dari wilayah Jakarta, Bogor, hingga Bekasi.

"Kegiatan SO 5 ini menjadi bagian tahapan dalam rangka mendukung target penumpang 1,2 juta orang per hari," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyampaikan Switch Over 5 di Stasiun Manggarai akan berdampak pada perubahan rute dan pola operasi KRL Commuterline. Adapun perubahan yang cukup signifikan terjadi pada Bogor Line dan Bekasi/Cikarang Line.

"Ini mengurangi kenyamanan karena harus transit, tetapi transit tidak perlu dilakukan dengan melintasi jalur rel seperti dulu, hanya naik atau turun di bangunan elevated. Ini tentu meningkatkan keselamatan pengguna," kata Anne.

Anne menjelaskan perubahan pola operasi KRL Commuterline akan dilakukan dengan mengikuti skema sebagai berikut.

Semua KRL Bogor Line menuju ke Stasiun Jakarta Kota dan KRL Bekasi/Cikarang Line menggunakan 2 pola operasi:

Full Racket (Looping)
Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Manggarai – Kampung Bandan – Pasar Senen – Jatinegara – Bekasi/Cikarang
Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Pasar Senen – Kampung Bandan – Manggarai – Jatinegara – Bekasi/Cikarang

Half Racket
Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Manggarai - Tanah Abang – Kampung Bandan (PP)
Cikarang/Bekasi – Jatinegara – Manggarai - Tanah Abang - Angke (PP)

Kemudian untuk Serpong Line, Tangerang Line, dan KA Bandara Soetta tidak ada perubahan.

Anne menambahkan penyesuaian juga akan diikuti dengan penambahan persebaran rangkaian KRL pada lintas Cikarang.

Sebelum diberlakukan penyesuaian, lintas Cikarang dilayani sebanyak 17 rangkaian KRL, nantinya akan meningkat menjadi 21 rangkaian KRL yang terdiri dari 10 dan 12 SF.

"Kecepatan maksimal perjalanan KRL lintas Cikarang-Jatinegara juga akan mengalami peningkatan dari sebelumnya 70 Km/Jam menjadi 95 Km/Jam dan memangkas waktu perjalanan sekitar 2 menit," katanya.


Baca juga: DJKA akan lakukan switch over di Stasiun Manggarai
Baca juga: KAI Commuter tambah jumlah perjalanan KRL mulai 4 April 2022
Baca juga: Menteri Perhubungan pastikan pengembangan KRL terus dilakukan

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2022