Wapres tinjau bakti sosial kesehatan di Banten

Wapres tinjau bakti sosial kesehatan di Banten

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin saat meninjau pelaksanaan bakti sosial kesehatan di Banten, Jumat (27/5/2022). ANTARA/HO-BPMI Setwapres.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin meninjau pelaksanaan bakti sosial kesehatan berupa vaksinasi penguat dan pengobatan gratis, dalam rangka peringatan Haul ke-129 Guru Bangsa Syekh Nawawi Al-Bantani, di Banten, Jumat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Asep Hendradiana dalam keterangan yang diterima dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Wapres di Jakarta, Jumat.

"Alhamdulillah pada kesempatan pagi ini telah dilaksanakan kegiatan bakti sosial kesehatan dalam rangka peringatan Haul ke-129 Guru Bangsa Syekh Nawawi Al-Bantani yang dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia dan Ibu Wury Ma'ruf Amin. Selain itu kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka rangkaian HUT Bhayangkara ke-76 Tahun 2022," ujar Asep Hendradiana.

Dia menyampaikan kegiatan bakti sosial kesehatan itu merupakan kolaborasi dari TNI Polri, Kementerian Kesehatan dan satuan tugas lain terdiri dari tenaga medis, paramedis dan non medis berasal dari Tim Pusdokkes Polri, Tim Biddokkes Polda Banten, Tim Dinas Kesehatan Provinsi Banten serta Dinas Kesehatan TNI.

Baca juga: Ma'ruf Amin: Keteladanan Buya Syafii Maarif wajib diteruskan

Baca juga: Wapres berbelasungkawa dan sedih atas wafatnya Buya Syafii Maarif


"Target kegiatan hampir mencapai 1.000 orang meliputi vaksinasi booster, pengobatan umum dan spesialis anak, penyakit dalam serta pembagian sembako dari Kapolda Banten terutama untuk masyarakat yang ada di sekitar Ponpes Tanara," katanya.

Asep mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Wakil Presiden serta hasil sinergi antara TNI-Polri dan Kementerian Kesehatan terkait penanggulangan pandemi COVID-19, yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Diharapkan dukungan dari masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan, menjaga diri, menjaga lingkungannya, sehingga kita bisa melewati fase pandemi dengan baik," ucapnya.

Vaksinasi penguat pada kegiatan itu menggunakan vaksin Pfizer diberikan kepada 1.000 orang. Jika ada masyarakat yang dianjurkan menggunakan jenis vaksin lain, maka akan direkomendasikan mendapatkan pelayanan di Biddokkes Polda Banten dan atau instansi lain.

"Termasuk pada saat kegiatan pengobatan gratis, bila ditemukan ada penyakit kronik yang memang perlu penanganan dan pengobatan,akan di rujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten," katanya.

Per tanggal 26 Mei 2022, tingkat vaksinasi penguat di Banten sudah hampir 24 persen. Pelayanan vaksinasi penguat juga sudah mulai diberikan kepada masyarakat seperti TKI, TKW dan juga untuk kegiatan lain seperti keberangkatan ibadah haji dan umrah.

"Pelayanan ini diberikan sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan menggugah keinginan masyarakat untuk secara mandiri melaksanakan vaksinasi booster," kata dia.*

Baca juga: Selama Ramadhan, Pemkab Tangerang terus percepat vaksin penguat

Baca juga: Kapolri: Ulama ikut vaksin jadi motivasi masyarakat

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar