counter

Persid menang tipis 1-0 atas Persekam

Jember (ANTARA News) - Tim kesebelasan Persid Jember menang tipis atas lawannya Persekam Metro FC Kabupaten Malang dengan skor 1-0 di laga perdana kompetisi Divisi Utama versi PT Liga Indonesia di Stadion Notohadinegoro Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa sore.

Gol satu-satunya yang diciptakan tuan rumah Persid Jember dicetak oleh pemain bernomor punggung 9, Iswanto, melalui umpan "playmaker" asal Paraguay, Nelson Chapparo, yang melakukan tusukan di sayap kiri pertahanan Persekam.

Umpan tersebut dimanfaatkan Iswanto sebaik-baiknya dengan melakukan sebuah tembakan keras, sehingga menjebol sudut kanan gawang Persekam yang dijaga Teguh Amirudin pada menit ke-31.

Meski unggul 1-0, kesebelasan Persid Jember yang dijuluki Macan Sangar itu terus meningkatkan serangan ke gawang Persekam, bahkan pemain asing Persid sempat membuat kewalahan pemain belakang Persekam.

Hingga babak kedua berakhir, skor masih tetap 1-0 untuk Persid Jember karena wasit menganulir satu gol dari kesebelasan Persekam yang dinilai offside.

Manajer Persid Jember, Yudi Hartono, mengaku puas terhadap pertandingan perdana yang ditampilkan kesebelasan Persid, namun permainan tersebut belum optimal.

"Persid harus tampil lebih prima lagi untuk menundukkan lawan-lawanya karena pada babak kedua terlihat stamina pemain Persid mulai kendur," tuturnya.

Ia berharap kesebelasan Persid Jember menyuguhkan penampilan yang terbaik di Stadion Notohadinegoro karena ribuan suporter Persid memberikan dukungan kepada tim kesebelasan kebanggaan warga Jember itu.

Sementara pelatih Persekam Metro FC Kabupaten Malang, Siswantoro, mengaku kecewa dengan wasit yang menganulir gol yang dicetak pemainnya bernomor punggung 15, Wahyu Hidayat.

"Wahyu tidak dalam posisi offside, seharusnya gol itu tidak dianulir. Pertandingan Divisi Utama PT Liga Indonesia seharusnya dapat menunjukkan sportifitas yang baik, namun saya bangga dengan perjuangan pemain Persekam," katanya.

(T.KR-MSW/R010)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar