Pendukung Spurs meninggal karena serangan jantung

London (ANTARA News/AFP) - Seorang pendukung yang sudah terlalu tua untuk mengingat kapan terakhir kali Tottenham Hotspur menjuarai Liga Inggris, meninggal dunia setelah mendapat serangan jantung, saat tim kesayangannya menang atas West Bromwich Albion pada Selasa.

Pria 81 tahun ini terkena serangan jantung ketika dirinya menyaksikan pertandingan Liga Utama Inggris di White Hart Lane, dan meninggal dunia di rumah sakit setelah sempat mendapat perawatan di dalam stadion.

"Klub dapat mengonfirmasi kalau fans pria berusia 81 tahun tersebut menderita serangan jantung saat pertandingan Liga Utama melawan West Bromwich Albion kemarin malam," kata juru bicara klub pada Rabu.

"Kami telah menerima konfirmasi kalau ia meninggal di rumah sakit."

"Pikiran kami tertuju pada keluarganya yang sedang mengalami masa berduka."

Penyerang Inggris, Jermain Defoe, yang mencetak satu-satunya gol di menit ke-63 pada pertandingan tersebut, menulis pada akun Twitternya, "Semoga dapat beristirahat dalam damai pada fans yang sangat disayangkan meninggal dunia pada pertandingan kemarin malam. Belasungkawa saya haturkan untuk keluarganya."

Kemenangan Tottenham membuat mereka menduduki peringkat ketiga pada klasemen, tertinggal enam poin di belakang pemuncak klasemen, Manchester City. Tetapi Spurs memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan.

Sudah lebih dari 50 tahun berlalu sejak klub London Utara memenangi gelar juara Inggris, di mana saat itu tim dilatih oleh Bill Nicholson untuk memenangi Liga Divisi Pertama dan Piala FA, yakni pada musim 1960/1961.
(H-RF/I015)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2012

Balita Tewas di Samarinda, terindikasi lemahnya pengawasan pendamping

Komentar