Gubernur Riau lapor progres PON ke KONI

Gubernur Riau lapor progres PON ke KONI

Gubernur Riau, HM Rusli Zainal. (FOTO ANTARA)

Pekanbaru (ANTARA News) - Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, menemui Ketua Umum KONI Pusat yang baru, Tono Suratman, di Kantor KONI Pusat, kawasan Senayan, Jakarta, untuk silaturrahmi sekaligus menyampaikan progress persiapan PON XVIII Tahun 2012 di Provinsi Riau.

"Ini pertemuan silaturrahmi karena Pak Tono baru terpilih sebagai Ketua Umum KONI Pusat, sekaligus kita menyampaikan persiapan Riau sebagai tuan rumah PON XVIII Tahun 2012 mendatang," kata Rusli melalui Kepala Kantor Penghubung Provinsi Riau, Kamis.

Gubernur Riau (Gubri) secara rinci memaparkan mengenai beberapa hal terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Di antaranya mengenai target Riau selaku tuan rumah ingin menjadi juara umum.

"Namun secara rasional, Riau berharap bisa masuk tiga besar. Meskipun Riau sesungguhnya memiliki potensi untuk menjadi juara umum, apalagi dilihat dari prestasi Riau dari PON ke PON selama ini," tuturnya.

Dalam tiga PON terakhir, menurutnya, yakni pada tahun 2000, 2004, dan 2008, prestasi Riau terus mengalami peningkatan.

"Pada PON XV 2000 di Jawa Timur, Riau hanya berada diurutan 18. Nah pada PON XVI 2004 di Sumatera Selatan, prestasi Riau melejit dengan menduduki urutan 11. Bahkan di PON XVII 2008 di Kalimantan Timur, Riau berhasil masuk 10 besar di antara 33 provinsi," paparnya.

Kini, lanjutnya, dengan berposisi sebagai tuan rumah, apalagi banyak atlet Riau yang berhasil menyumbangkan emas di ajang SEA Games baru-baru, bisa saja prestasi `Bumi Lancang Kuning` semakin meninggi.

Menyangkut soal kesiapan `venues`, hotel dan moda transportasi pada saat PON nanti, Gubri memastikan tidak ada persoalan.

"Sejauh ini, persiapan sesuai rencana. Pokoknya insya Allah kami ingin menjadi tuan rumah yang terbaik. Makanya, kami juga sangat mengharapkan dukungan dari rekan-rekan pers," harapnya.

Ditanya soal adanya beberapa cabang olahraga (cabor) yang ingin digelar di provinsi di luar Riau, Gubri menegaskan, tidak perlu, karena itu bisa menjadi preseden buruk bagi penyelenggaraan PON ke depan.

"Kami tidak ingin ada preseden yang tidak baik. Saat ini Riau yang secara resmi ditunjuk menjadi tuan rumah, maka hormati jugalah kami," tegas Rusli Zainal. (M036)

Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2012

Menpora prioritaskan vaksin COVID-19 bagi atlet berkompetisi di 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar