Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat membantu 
warga yang ikut pelatihan wirausaha di Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi setempat agar mendapatkan modal usaha.

"Tidak hanya dalam pelatihan, kita juga bantu dalam perizinan dan mendapatkan modal," kata Kepala Seksi Pelatihan, Penempatan, Produktivitas dan Transmigrasi pada Suku Dinas(Sudin) Tenaga Kerja, Transmigrasi​​​​​​​ (Narketrans) dan Energi Jakarta Barat, Yasil Warabu saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Yasil mengatakan, bantuan tersebut diberikan agar usaha yang digeluti para peserta pelatihan bisa terus berjalan.

Namun demikian, Yasil memastikan pihaknya tidak memberikan bantuan modal secara langsung kepada warga. Pihaknya hanya bertugas menyalurkan para peserta pelatihan usaha ke beberapa bank untuk mendapatkan modal.

"Karena kita pemprov, jadi umumnya ke Bank DKI. Tapi tidak menutup kemungkinan juga ke bank lain," kata dia.

Baca juga: Pemkot Jakarta Barat latih 70 warga jadi satpam
Baca juga: Pemkot jelaskan tata cara mendaftar pelatihan wirausaha Jakpreneur


Setelah mendapat modal usaha, petugas sudin  akan memantau jalannya usaha para peserta. Dengan demikian, aktivitas para pengusaha ini tetap bisa diamati oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat (Jakbar).

Tercatat sudah 100 orang yang menjalani pelatihan usaha. Pihaknya pada triwulan kedua dan ketiga akan melatih lebih banyak warga hingga mencapai 800 peserta dalam satu tahun.

Pelatihan usaha yang digelar terdiri atas membuat kue, membuat minuman kekinian, bir pletok, tata rias, kerajinan tangan hingga memasak.

Dengan adanya kegiatan tersebut, Yasil berharap angka pengangguran di wilayah Jakarta Barat bisa berkurang.
 

Pewarta: Walda Marison
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2022