100.318 orang penduduk Indonesia disuntik vaksin COVID-19 pada Kamis

100.318 orang penduduk Indonesia disuntik vaksin COVID-19 pada Kamis

Pelaksanaan vaksinasi pengguat di pusat perbelanjaan di Kota Bandarlampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi/pri.

Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan penyuntikan vaksin dilakukan pada 100.318 penduduk Indonesia, menurut data yang dihimpun di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan data tersebut, 14.389 orang menerima vaksin COVID-19 dosis pertama, 18.668 orang menerima vaksin dosis kedua dan sebanyak  67.261 orang yang menerima vaksin dosis ketiga yang  merupakan peningkatan signifikan.

Hingga kini,  210.145.493 penduduk tercatat telah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama. Sementara 168.447.738 orang telah melengkapi vaksinasi COVID-19 dosis kedua dan sebanyak 48.911.774 orang telah menerima vaksin COVID-19 dosis ketiga atau penguat.

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) meminta semua pihak untuk terus memperkuat protokol kesehatan guna mengantisipasi kenaikan kasus COVID-19 menyusul adanya subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5.

Selain itu, PB IDI juga meminta kepada pemerintah dan masyarakat untuk menggiatkan kembali vaksinasi 'booster' (penguat) guna menghadapi lonjakan kasus positif akibat penyebaran subvarian baru Omicron.

Baca juga: Menkes: Transisi pandemi menuju endemi harus penuhi tiga syarat

Baca juga: Warga yang sudah dapat vaksinasi penguat bertambah jadi 45 juta

Baca juga: Peneliti: Pemda berperan penting pada literasi vaksinasi bagi pemudik


Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar