Balap Sepeda

Pebalap nasional ikut pemecahan Muri bersepeda Jakarta-Semarang 24 jam

Pebalap nasional ikut pemecahan Muri bersepeda Jakarta-Semarang 24 jam

Sekretaris Jenderal PB ISSI Parama Nugroho (tengah berdiri) saat memberikan penjelasan seputar pemecahan rekor Muri bersepeda Jakarta-Semarang 24 jam yang diprakarsai Kepolisian Republik Indonesia dan Pengurus Besar Persatuan Ikatan Sports Sepeda Indonesia (PB ISSI) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76. ANTARA/HO-PB ISSI/am.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah pebalap sepeda nasional dijadwalkan ikut dalam pemecahan rekor Muri bersepeda Jakarta-Semarang 24 jam yang diprakarsai Kepolisian Republik Indonesia dan Pengurus Besar Persatuan Ikatan Sports Sepeda Indonesia (PB ISSI) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76.

Berdasarkan data yang diterima media dari PB ISSI di Jakarta, Jumat, pebalap yang terlibat diantaranya Terry Yudha Kusuma, Bernard Benyamin Van Aert, Deatlon Nur Arif, Selamat Juangga, Aiman Cahyadi, Jamalidin Novardianto serta Ayustina Delia Priatna. Mereka adalah pebalap sepeda yang sebelumnya tampil pada SEA Games Vietnam.

Khusus untuk Terry dan Ayustina, baru saja menyabet perak dalam Kejuaraan Asia Balap Sepeda Trek atau Asian Track Cycling Championships (ATCC) 2022 di Indira Gandhi Sport Complex, New Delhi, India, 18-22 Juni.

Baca juga: PB ISSI beri tali asih peraih medali SEA Games Vietnam

Mereka tergabung dalam empat tim yakni Arjuna, Garuda, Srikandi, dan Bima. Dalam pemecahan rekor Muri, dua tim yakni Garuda dan Arjuna akan mengayuh sepeda sejauh 508km selama 24 jam dengan start di Lapangan Bhayangkara, Jakarta pada Sabtu (25/6) pukul 05:30 WIB dan finish di Akademi Kepolisian Semarang.

Sekretaris Jenderal PB ISSI Parama Nugroho mengatakan pionir dalam kegiatan ini adalah Presisi Khatulistiwa yang merupakan gerakan penggiat olahraga menyatukan diri dengan dasar kecintaan pada olahraga, tanpa memandang perbedaan latar belakang sosial, suku, ras, dan agama untuk mencapai tujuan yang sama yakni mengukir prestasi di bidang olahraga di seluruh Nusantara di sepanjang khatulistiwa.

"Sesuai dengan tajuknya, acara ini untuk memecahkan rekor Muri 508km secara beregu. Tujuannya adalah untuk menampilkan sesuatu yang unik supaya komunitas ini bersemangat meraih dan mencapai sesuatu," kata Parama.

Baca juga: Palangka Raya siap gelar seri kedelapan Piala Dunia Balap Sepeda 2022

"Walaupun komunitas sepeda adalah orang-orang yang hobi tapi dengan ditekuni akhirnya punya tujuan pribadi untuk mencapai hasil yang lebih baik dari kemarin," katanya menambahkan.

Dengan jarak tempuh 508km, peserta akan melewati berbagai kota di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Segala persiapan pun telah dilakukan salah satunya dengan mengecek kondisi jalanan dari kota-kota yang akan dilewati.

Di Jawa Barat, peserta akan melewati Karawang, Indramayu, dan Subang. Kemudian masuk ke Jawa Tengah dengan melewati Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, hingga tiba di Semarang.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar