Tumbuh 50 persen, Astra Financial cetak laba Rp1,5 triliun

Tumbuh 50 persen, Astra Financial cetak laba Rp1,5 triliun

Ilustrasi - Astra Financial. ANTARA/Muhammad Iqbal

Kami bersyukur semakin membaiknya pengelolaan pandemi telah berdampak kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Astra Financial mencetak pertumbuhan laba sebesar Rp1,5 triliun pada kuartal I 2022 atau tumbuh 50 persen dibandingkan kuartal I 2021 senilai Rp985 miliar.

"Kami bersyukur semakin membaiknya pengelolaan pandemi telah berdampak kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini berpengaruh positif terhadap bisnis Astra Financial di kuartal pertama 2022," kata Director in Charge Astra Financial Suparno Djasmin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Peningkatan mobilitas masyarakat membuat permintaan terhadap produk otomotif dan layanan keuangan Astra mengalami peningkatan yang juga tercermin dari pertumbuhan aset meningkat menjadi Rp142 triliun di kuartal pertama atau naik sekitar 5 persen dari kuartal sebelumnya senilai Rp135 triliun.

Suparno menjelaskan peningkatan performa bisnis tersebut didukung oleh peningkatan nilai pembiayaan di beberapa perusahaan di dalam Astra Financial.

Pertama, kontribusi laba bersih dari perusahaan yang fokus pada pembiayaan mobil (PT Astra Sedaya Finance dan PT Toyota Astra Finance) meningkat 55 persen menjadi Rp385 miliar. Kemudian, kontribusi laba bersih dari bisnis pembiayaan (FIFGROUP) meningkat 38 persen menjadi Rp751 miliar.

Kedua, total pembiayaan baru yang disalurkan oleh bisnis pembiayaan alat berat meningkat sebesar 141 persen menjadi Rp3,3 triliun dengan kontribusi laba bersih meningkat 54 persen menjadi Rp20 miliar.

Lalu, Asuransi Astra, perusahaan asuransi umum juga mencatat peningkatan laba bersih sebesar 9 persen menjadi Rp341 miliar yang utamanya disebabkan pendapatan underwriting dan hasil investasi yang lebih tinggi.

"Kondisi ini tentunya akan menjadi semangat bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan layanan keuangan yang prima kepada masyarakat," ujar Suparno.

Lebih lanjut, Suparno menyampaikan bahwa sejalan dengan perkembangan ekonomi di masa pandemi, sektor financial technology mulai memberikan kontribusi bertahap. Hingga Mei 2022, AstraPay telah mencapai 5 juta registred user dan GTV sebesar Rp11,3 triliun.

Di sisi lain, Maucash telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp3,2 triliun kepada 1,18 juta peminjam. Lalu Moxa sudah memiliki 1,78 juta registered user dengan jumlah GMV mencapai 579 miliar.

"Hal ini tercapai dengan optimalisasi ekosistem Astra untuk memberikan layanan yang terbaik kepada pengguna jasa keuangan Astra Financial," tuturnya.

Baca juga: Astra Financial rilis SEVA 2.0 untuk mudahkan cicilan pembelian mobil
Baca juga: Astra Financial & Logistic bukukan transaksi Rp830 miliar di GIIAS
Baca juga: Astra Financial kembangkan inovasi digital mudahkan pelayanan


Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar