Saham Inggris berbalik menguat, indeks FTSE 100 bangkit 2,68 persen

Saham Inggris berbalik menguat, indeks FTSE 100 bangkit 2,68 persen

Arsip foto - Seorang petugas kebersihan jalan melintas gedung London Stock Exchange Group di distrik keuangan City of London, Inggris, Senin (9/3/2020). ANTARA/REUTERS/Toby Melville/am.

London (ANTARA) - Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat (24/6/2022), berbalik naik tajam dari penurunan dua hari berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London bangkit 2,68 persen atau 188,36 poin, menjadi menetap di 7.208,81 poin.

Indeks FTSE 100 merosot 0,97 persen atau 68,77 poin menjadi 7.020,45 poin pada Kamis (23/6/2022), setelah jatuh 0,88 persen atau 62,83 poin menjadi 7.089,22 poin pada Rabu (22/6/2022), dan menguat 0,42 persen atau 30,24 poin menjadi 7.152,05 poin pada Selasa (21/6/2022).

Dari 100 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks FTSE 100, sebanyak 95 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara tiga saham mencatat kerugian dan dua saham diperdagangkan tidak berubah.

Saham Hikma Pharmaceuticals PLC, sebuah perusahaan yang mengembangkan, memproduksi, dan memasarkan produk farmasi muktinasional Inggris melonjak 5,85 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan persewaan peralatan industri Inggris yang berbasis di London Ashtead Group PLC meningkat 5,72 persen, serta perusahaan induk produsen beragam bahan kimia dan produk kimia, termasuk oleokimia dan bahan kimia industri Inggris Croda International PLC bertambah 5,67 persen.

Sementara itu, saham Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terpuruk 12,59 persen.

Disusul oleh saham perusahaan manufaktur turbin gas aero, kelautan dan industri untuk pesawat sipil dan militer Inggris Rolls-Royce Holdings PLC yang jatuh 1,11 persen, serta perusahaan konsultan teknologi informasi multinasional Inggris Aveva Group PLC menyusut 0,44 persen.


Baca juga: Saham Inggris berakhir melemah, indeks FTSE 100 merosot 0,97 persen
Baca juga: Saham Inggris hentikan kenaikan, indeks FTSE 100 jatuh 0,88 persen
Baca juga: Saham Inggris finis di zona hijau, indeks FTSE 100 menguat 0,42 persen


Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar