"Kantin" baru isi bakso Pontianak dan rames dengan lauk musiman

"Kantin" baru isi bakso Pontianak dan rames dengan lauk musiman

Kedai Lidah Lokal di Jakarta Selatan, Sabtu (2/7/2022). ANTARA/Nanien Yuniar.

Sebaliknya, habis makan nasi masih mau nasi, bisa juga
Jakarta (ANTARA) - Kedai Bakso Cwan In yang dulu berlokasi di daerah Jakarta Pusat kini pindah ke area Jakarta Selatan sambil menggandeng jenama Lidah Lokal, membentuk kantin mini yang menyediakan bakso ala Pontianak, juga nasi dan aneka lauk pauk yang menunya silih berganti.

Berlokasi di PierPoint, Jakarta Selatan, baik Bakso Cwan In dan Lidah Lokal berada di ruangan yang sama sehingga menyerupai kantin mini. Dengan varian menu yang berbeda, para pemilik berharap dua jenama ini bisa saling melengkapi dan menarik lebih banyak konsumen.

Baca juga: Starbucks luncurkan menu baru rayakan dua dekade di Indonesia

"Orang kalau habis makan bakso masih lapar ingin makan nasi, bisa. Sebaliknya, habis makan nasi masih mau nasi, bisa juga," kata salah satu pendiri Bakso Cwan In, Ichsan Freugald, di Jakarta Selatan, Sabtu (2/7).
 
Bakso Cwan In di Jakarta Selatan, Sabtu (2/7/2022) (ANTARA/Nanien Yuniar)


Penata gaya selebritas Erich Al Amin, pendiri Bakso Cwan In, juga Willy Apriando dari Lidah Lokal berharap dua jenama ini bisa menjadi kantin untuk orang-orang yang bekerja di Jakarta Selatan, atau pilihan makanan pesan antar bagi yang merindukan makanan khas Indonesia.

Dengan pilihan lauk yang bervariasi setiap hari, mereka ingin membuat pengalaman makan yang tak membosankan bagi konsumen, termasuk mereka yang mampir setiap hari.

Baca juga: Mencicipi enam menu lokal bercita rasa Tehbotol Sosro

Bakso Cwan In yang memadukan kelezatan bakso Medan dan Pontianak turut menghadirkan menu baru bakso gepeng bertepatan dengan peresmian lokasi baru. Keunikan dari bakso di sini adalah adanya taburan daun ketumbar yang punya rasa khas.

Sementara Lidah Lokal punya macam-macam menu "comfort food" ala Indonesia, tapi ada satu menu musiman yang disebut andalan di jenama ini: tulang muda.

"Itu menu musiman, enggak selalu ada, kami berusaha ganti menu setiap hari biar enggak bosan," imbuh Willy.

Selain makanan berat seperti nasi rames, jenama ini juga menjual minuman seperti sirup, kopi susu, hingga kue jajanan pasar.

Baca juga: Mangkokku gandeng Tasyi Atasyia hadirkan menu "rice bowl" baru

Baca juga: Kedai kopi dan tim e-sport berkolaborasi buat menu baru

Baca juga: Subway punya menu boga bahari pedas khusus di Indonesia

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar