IHSG dibuka melemah setelah rilis notula rapat The Fed

IHSG dibuka melemah setelah rilis notula rapat The Fed

Seorang pria melintasi layar digital pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/6/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.

Fokus hari ini tertuju pada rilis data cadangan devisa Indonesia yang akan diumumkan pada pukul 10.00 WIB
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka melemah setelah dirilisnya notula rapat bank sentral Amerika Serikat The Fed.

IHSG dibuka melemah 12,4 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.634,01. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,52 poin atau 0,27 persen ke posisi 944,63.

"Fokus hari ini tertuju pada rilis data cadangan devisa Indonesia yang akan diumumkan pada pukul 10.00 WIB," tulis Tim Riset Lotus Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Konsensus memperkirakan cadangan devisa Indonesia pada posisi akhir Juni 2022 berada pada kisaran 134 miliar hingga 135 miliar dolar AS.

Hal itu didorong oleh adanya aliran modal keluar asing (capital outflow), yang juga diikuti oleh pelemahan rupiah.

IHSG berpeluang bergerak menguat terbatas di kisaran 6.596 hingga 6.702.

Dari eksternal, bursa ekuitas AS pada Rabu (6/7) ditutup menguat, setelah The Fed berkomitmen untuk menekan laju tingkat inflasi.

Anggota The Fed mengatakan pertemuan pada 26-27 Juli kemungkinan juga akan meningkatkan suku bunga sebesar 50 basis poin hingga 75 basis poin.

Imbal hasil obligasi juga menguat pada sesi Rabu kemarin setelah rilis risalah The Fed, menunjukkan bahwa investor mungkin memperhitungkan bank sentral yang lebih agresif.

Fokus tertuju pada rilis data ketenagakerjaan Juni, pada Jumat (8/7). Konsensus memperkirakan, pertumbuhan pekerjaan kemungkinan melambat pada Juni, dengan 250.000 nonfarm payrolls ditambahkan, turun dari 390.000 pada Mei. Sementara tingkat pengangguran akan bertahan di 3,6 persen.

Dari Eropa, Indeks Ekonomi Sentix Juli yang dirilis Senin memperlihatkan moral investor di 19 negara Zona Euro jatuh ke level terendah sejak Mei 2020. Hal itu merespon kekhawatiran resesi yang meningkat, dengan harga gas melonjak dan perang Rusia-Ukraina tidak menunjukkan tanda-tanda mereda.

Di sisi data, penjualan ritel Zona Euro naik 0,2 persen pada Mei (mom) dan 0,2 persen (yoy), sedikit di bawah estimasi.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 135,47 poin atau 0,52 persen ke 26.243,12, indeks Hang Seng turun 255,79 poin atau 1,18 persen ke 21.330,87, dan indeks Straits Times terkoreksi 2 poin atau 0,06 persen ke 3.100,04.

Baca juga: Saham China dibuka bervariasi, indeks Shanghai melemah 0,07 persen
Baca juga: IHSG Kamis dibuka melemah 12,4 poin
Baca juga: Wall Street berakhir menguat, investor menyerap risalah petemuan Fed

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar