Harga emas naik, terkerek aksi beli setelah anjlok dan pelemahan dolar

Harga emas naik, terkerek aksi beli setelah anjlok dan pelemahan dolar

Ilustrasi - Batangan emas di Pabrik Pemisahan Emas dan Perak Austria di Wina, Austria. ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger/am.

Bengaluru, India (ANTARA) - Harga emas naik tipis di perdagangan Asia pada Kamis sore, karena dolar sedikit melemah dan beberapa investor melakukan aksi beli setelah kerugian tajam dalam dua sesi sebelumnya.

Harga emas di pasar spot menguat 0,2 persen menjadi diperdagangkan di 1.741,75 dolar AS per ounce pada pukul 08.43 GMT. Sementara itu harga emas berjangka AS juga naik 0,2 persen menjadi diperdagangkan di 1.739,80 dolar AS per ounce.

Harga emas telah jatuh lebih dari 300 dolar AS sejak Maret setelah Federal Reserve (Fed) AS menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi yang melonjak, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

"Pemulihan emas pagi ini tampak seperti kenaikan dead cat bounce (kenaikan sementara) ... Arah perjalanannya jelas, bahwa kelesuan terkendali dan kemungkinan akan mendorong lebih rendah sampai pembeli fisik menetapkan harga dasar," kata Analis Independen Ross Norman.

"Emas juga melihat beberapa bantuan dari koreksi dolar AS, meskipun ini sebagian diimbangi oleh imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun yang sedikit lebih tinggi," tambah Norman.

Baca juga: Harga emas jatuh 37,6 dolar, tertekan dolar naik ke tertinggi 20 tahun

Risalah pertemuan Fed Juni - ketika pembuat kebijakan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin, terbesar sejak 1994 - dirilis Rabu (6/7/2022) mengungkapkan kekhawatiran mereka bahwa inflasi yang memburuk akan menghapus kepercayaan pada kemampuannya untuk mengendalikannya.

Pasar AS menerima sedikit hiburan tetapi lebih banyak kejelasan dari risalah FOMC, Jeffrey Halley, analis pasar senior Asia Pasifik OANDA, menulis dalam sebuah catatan. Dia menambahkan jelas anggota komite tetap "sangat fokus pada pemusnahan inflasi, bahkan sekalipun itu mengorbankan perlambatan ekonomi yang tajam."

Indeks dolar turun 0,2 persen setelah mencapai level tertinggi hampir 20 tahun pada Rabu (6/7/2022) memberikan dukungan untuk emas yang dihargakan dengan greenback.

Pedagang sekarang menunggu data pasar tenaga kerja yang lebih luas pada Jumat (8/7/2022), yang dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang keadaan ekonomi terbesar di dunia.

Untuk logam mulia lainnya di pasar spot, perak naik 0,6 persen menjadi diperdagangkan di 19,29 dolar AS per ounce, platinum naik 0,1 persen menjadi 856,74 dolar AS dan paladium naik 1,3 persen menjadi 1.929,61 dolar AS.

Baca juga: Harga emas tergelincir lagi 5,8 dolar, tertekan penguatan dolar

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar