Mereka akan menampilkan kebudayaan
Manokwari (ANTARA) - Provinsi Papua Barat kembali mengirimkan dua utusan sebagai pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) pada upacara Hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 di Istana Negara.

Kepala bidang Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Lukas Leatemia di Manokwari, Senin mengatakan dua perwakilan Papua Barat tahun ini berasal dari SMA Negeri 2 Fakfak dan SMA Negeri 1 Manokwari.

"Abdul Rahman Rumagesan dari SMA N 2 Fakfak dan Carolaen Dominique Dimara asal SMA N 1 Manokwari," kata Lukas.

Dikatakannya, pelaksanaan seleksi anggota Paskibraka HUT RI ke 77 tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya yang di gilir ke setiap Kabupaten dan Kota untuk mewakili Papua Barat.

Baca juga: Sebanyak 400 calon Paskibraka DKI Jakarta gelar latihan gabungan

Baca juga: Bupati Karangasem bangga dua siswa lolos seleksi Paskibraka Nasional


"Abdul Rahman Rumagesan merupakan pengganti siswa asal Kabupaten Manokwari Selatan, yang gugur saat pemeriksaan kesehatan," jelas Lukas.

Tahun ini seleksi dilakukan langsung oleh Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) secara umum dan terbuka, dengan pemeriksaan yang ketat dari segi kesehatan jasmani dan pemahaman terhadap nilai pancasila.

"BPIP yang turun ke daerah langsung melakukan seleksi, kesehatan jasmani dan pemahaman budaya menjadi faktor utama," tambah dia.

Saat ini perwakilan Papua Barat telah bergabung dengan perwakilan provinsi lain di Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan.

Perwakilan Papua Barat dibekali juga dengan perlengkapan berupa pakaian adat dan pakaian berlogo Papua Barat sebagai identitas daerah.

"Bukan hanya upacara, mereka akan menampilkan kebudayaan mereka masing-masing," pungkasnya.

Baca juga: Paskibraka Sulbar dibekali wawasan kebangsaan

Baca juga: Pelajar Samarinda dan Bontang lolos Paskibraka Nasional 2022

 

Pewarta: Tri Adi Santoso
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2022