Jakarta (ANTARA) - PT PP (Persero) Tbk, BUMN konstruksi dan investasi, menilai keberadaan Bandara Komodo, Labuan Bajo akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata dalam menarik wisatawan asing maupun lokal di Nusa Tenggara Timur.

"Perseroan akan terus mendukung program Pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur di Indonesia,” kata Direktur Utama PT PP Novel Arsyad dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Hal itu disampaikan Novel menanggapi perseroan telah menyelesaikan proyek pembangunan dan perluasan fasilitas Bandar Udara Komodo Labuan Bajo. Sebagai tanda telah selesainya pembangunan tersebut, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara langsung melakukan seremoni peresmian pengoperasian Bandara tersebut pada hari Kamis (21/07).

Novel mengatakan saat ini, Labuan Bajo merupakan salah satu tujuan wisata di Indonesia yang menarik minat para wisatawan asing maupun lokal. Daerah ini memiliki pemandangan yang sangat indah sehingga memiliki keunggulan tersendiri dan berharap dengan telah diselesaikan dan diresmikan pengembangan Bandara Komodo ini, Labuan Bajo akan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia.

Proyek pembangunan dan pengembangan Bandar Udara Komodo berlokasi di Labuan Bajo Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur itu dananya bersumber dari APBN tersebut memiliki lingkup pekerjaan, yakni pekerjaan perpanjangan landasan pacu, pekerjaan penataan interior terminal penumpang, pekerjaan ekstension terminal penumpang, pemotongan obstacle runway TH 17.

Adapun salah satu pengembangan yang dilakukan oleh perseroan yaitu dari sisi landasan pacu berupa perpanjangan dari 2.450 meter menjadi 2.650 meter. Dengan dilakukannya perpanjangan landasan pacu tersebut diharapkan dapat lebih leluasa untuk digunakan oleh pesawat lorong tunggal atau narrow body.

Presiden Jkdo Widodo saat meresmikan perluasan bandara iu menilai fasilitas bandara akan memudahkan penerbangan pesawat langsung dari luar negeri ke Labuan Bajo. Dengan bertambahnya wisatawan dari mancanegara dan nusantara, maka Labuan Bajo akan semakin dikenal oleh dunia.

Lebih lanjut, Kepala Negara berharap dengan terus dilakukannya pengembangan fasilitas, pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah Labuan Bajo dapat terus meningkat. "Kita harapkan dengan tambahannya turis baik dari mancanegara maupun wisatawan nusantara Labuan Bajo menjadi makin dikenal dan yang paling penting bisa mensejahterakan masyarakat kita utamanya khususnya masyarakat Nusa Tenggara Timur," kata Kepala Negara.

Baca juga: Presiden Jokowi resmikan perluasan Bandara Komodo Labuan Bajo
Baca juga: Menhub berharap swasta ikut investasi kembangkan Bandara Komodo
Baca juga: Tarif TN Komodo Rp3,7 juta/orang libatkan turis lestarikan lingkungan

 

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2022