Akademisi: teh Indonesia berpotensi miliki pasar seperti kopi

Akademisi: teh Indonesia berpotensi miliki pasar seperti kopi

Buruh tani menaikan teh yang telah di panen ke dalam truk di perkebunan teh PTPN VIII di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/6/2022). Asisten Deputi Fasilitas Perdagangan Kementerian Kordinator Perkenomian Tatang Yuliono mengatakan peluang ekspor komoditas teh Indonesia masih dapat ditingkatkan antara lain ke Malaysia, Amerika Serikat, Pakistan, China, Eropa dan Australia. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc/aa. (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)

Jakarta (ANTARA) - Akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prima Gandhi menyebutkan komoditas teh Indonesia berpotensi memiliki pasar skala internasional yang sama dengan komoditas kopi Indonesia mengingat kapasitas produksi yang dimiliki.

"Potensi ekspor teh produksi Indonesia tersebar di berbagai belahan dunia," kata Prima Gandhi saat dihubungi dari Jakarta, Jumat.

Menurut dia, teh Indonesia memiliki potensi pasar yang cukup besar mengingat hasil produksi teh Indonesia berkontribusi sebanyak 2 persen terhadap total produksi dunia. Selain itu, PT Perkebunan Nusantara juga berkontribusi sebesar 41 persen dari total produksi teh nasional.

Pada 2021, komoditas teh Indonesia telah diekspor ke 62 negara tujuan yaitu seperti Malaysia (13,12 persen), Rusia (12,63 persen), dan Australia (10,32 persen).

Baca juga: Kemenko Perekonomian ungkap peluang ekspor teh RI

Oleh karena itu, tambah Prima, Indonesia bisa meningkatkan ekspor komoditas teh dikarenakan permintaan teh yang tinggi seperti halnya dengan kopi.

"Permintaan teh dunia tentunya sangat tinggi mengingat teh merupakan bagian dari gaya hidup sama seperti kopi," kata dia.

Sebelumnya, holding BUMN pangan ID Food melalui Anak usaha sektor Pertanian dan Agro Industri PT Mitra Kerinci mengajak UMKM, petani, pemerintah daerah dan stakeholders mengangkat budaya teh Indonesia.

“Kami berupaya ciptakan ekosistem teh dengan mengangkat kembali budaya teh Indonesia gandeng UMKM dan Petani lokal di Kabupaten Solok Sumatera Barat,” kata Direktur Utama Holding Pangan ID Food Frans Marganda Tambunan.

Baca juga: Holding Perkebunan Nusantara ekspor teh ke Amerika Serikat

Baca juga: Teh Indonesia senilai Rp57 miliar siap banjiri pasar Malaysia

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar