Disnaker Bekasi gandeng perusahaan beri pelatihan kerja siswa SMK

Disnaker Bekasi gandeng perusahaan beri pelatihan kerja siswa SMK

Peresmian kerja sama pelatihan kerja pelajar SMK Dewantara 2 Cikarang Pusat oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi bersama PT Suzuki Citra Asri Buana, Jumat. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

ketika mereka lulus sudah punya skill untuk bekerja, khususnya di bidang otomotif
Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menggandeng perusahaan di kawasan industri untuk memberikan pelatihan kerja kepada siswa sekolah menengah kejuruan dengan masuk ke lingkungan sekolah.

Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi Betty Kusuma Wardhani di Cikarang, Jumat, mengatakan kerja sama pelatihan kerja kali ini melibatkan perusahaan otomotif PT Suzuki Citra Asri Buana dengan sasaran pelatihan pelajar dari SMK Dewantara 2 Cikarang Pusat.

"Kegiatan pelatihan ini juga sebagai upaya pengembangan teknik kendaraan ringan otomotif dari PT Suzuki," kata Betty. 

Dia menyatakan kegiatan ini menjadi peluang khususnya bagi para pelajar SMK Dewantara 2 Cikarang Pusat untuk meningkatkan keahlian serta kemampuan yang akan berguna bagi masa depan mereka.

Baca juga: Seminar "Eco Industrial Park" digelar Kemenperin bagi kawasan industri

"Jadi ketika mereka lulus sudah punya skill untuk bekerja, khususnya di bidang otomotif," katanya.

Betty mengaku kegiatan pelatihan kerja ini sejalan dengan program Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan dalam rangka percepatan pengurangan pengangguran bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.

"Semoga para pelajar bisa memanfaatkan secara optimal kegiatan ini, mengikuti setiap sesi dengan serius serta menyerap kemampuan yang diajarkan pihak perusahaan," ucapnya.

Baca juga: Velozity Bekasi rayakan HUT ke-8 dengan bakti sosial di Pangandaran

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 3 yang membawahi Kota dan Kabupaten Bekasi Asep Sudarsono menyambut baik kerja sama ini dengan harapan mampu membentuk keterampilan siswa sehingga dibutuhkan baik di dunia industri maupun usaha.

"Harapan saya setelah lulus nanti para siswa bisa membuka bengkel atau bisa juga menjadi pengusaha-pengusaha di bidang otomotif," katanya.

Asep juga meminta perusahaan otomotif di Kabupaten Bekasi dapat membangun kerja sama serupa dengan sekolah-sekolah lain di wilayah itu, melalui program pemerintah daerah.

Sementara itu Kepala SMK Dewantara 2 Cikarang Pusat Malik Abdul Azis mengatakan kerja sama ini merupakan pengalaman pertama kali sekolah dengan perusahaan otomotif.

Selain mengadakan pelatihan kerja, perusahaan juga berencana membuka langsung bengkel mobil di lingkungan sekolah untuk jasa perbaikan kendaraan bagi masyarakat umum.

"Semoga kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas lulusan kita karena mereka memiliki pengalaman langsung saat bekerja dan mengetahui seperti apa dunia lapangan kerja," kata dia.

Baca juga: Satgas COVID-19 Bekasi mendata nakes siap terima vaksin booster kedua

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar