Komunitas kanker jadi jembatan antara pemerintah dan pasien

Komunitas kanker jadi jembatan antara pemerintah dan pasien

Ilustrasi - Kanker (ANTARA/Pexels)

Mari berkolaborasi untuk bergandengan tangan dam sama-sama bekerja untuk menekan kejadian kanker stadium lanjut
Jakarta (ANTARA) - Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia Linda Agum Gumelar mengatakan komunitas kanker berperan penting menjembatani pasien dengan pemerintah.

"Komunitas membantu pemerintah dengan pendampingan sekaligus memberi masukan ke pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan layanan dan aspek lain," kata Linda dalam pembukaan Cancer Community Festival (CCF) 2022 di Jakarta, Sabtu.

Komunitas punya peran strategis sebagai bagian dari masyarakat yang mendengar kisah-kisah pasien dan penyintas yang nantinya bisa disampaikan kepada pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan terkait layanan kesehatan.

Baca juga: BRIN aplikasikan Samarium-153 EDTMP untuk terapi pasien kanker di RS

Peran penting lainnya dari komunitas kanker adalah memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat awam sehingga bisa menjalani langkah pencegahan sehingga angka pasien kanker bisa menurun.

"Mari berkolaborasi untuk bergandengan tangan dam sama-sama bekerja untuk menekan kejadian kanker stadium lanjut," kata Linda.

PT Kalbe Farma Tbk melalui One Onco menyelenggarakan Cancer Community Festival (CCF) 2022 yang menampilkan berbagai komunitas kanker dan support system pasien kanker kepada masyarakat. Festival yang berlangsung 6-7 Agustus 2022 di Mosaic Walk Mal Kota Kasablanka Jakarta ini bertujuan untuk mengenalkan visi, misi, program dari setiap komunitas kanker, support system yang ada di Indonesia, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang penanganan pasien kanker.

“Kalbe mencoba membangun ekosistem, mulai dari hulunya, yakni pencegahan. Salah satunya, Kalbe menciptakan dalam hal ini OneOnco sebagai solusi untuk Kanker. Solusi ini bukan hanya bicara tentang yang sakit, tapi juga mencegah sakit,“ ujar Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius, dalam acara Cancer Community Festival 2022 Kalbe OneOnco.

Baca juga: Kemenkes: Telementoring ECHO upaya preventif dan promotif kanker

“Langkah ini tidak bisa sekali, namun harus terus-menerus. Mudah-mudahan OneOnco ini kita kembangkan terus. Untuk penyakit lain, misalnya diabetes, juga akan dibangun ekosistemnya,” tambah Vidjongtius.

Kegiatan CCF 2022 diapresiasi oleh Kepala Subdirektorat Penyakit Kanker dan Kelainan Darah Kementerian Kesehatan, dr. Aldrin Nellwan Panca Putra, Sp.Ak, MARS, M.Biomed, M.Kes, SH. Ia berterima kasih dengan diadakannya agenda yang sangat bermanfaat untuk masyarakat luas di dalam ruang publik, Mal Kota Kasablanka.

Sejumlah komunitas kanker berpartisipasi dalam CCF 2022. Di antaranya, Yayasan Kanker Indonesia, Lovepink, CISC, Yayasan Smartpink Indonesia, Srikandi, Pita Kuning Anak Indonesia, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia, Love n Healthy, YKPI, dan didukung oleh support system seperti OneOnco, Nutrican, RSK Dharmais, KalGen, KlikDokter, dan LoveCare.

“Kami mendorong masyarakat memiliki literasi yang baik terhadap deteksi dini kanker termasuk penanganan pasien kanker. Festival Komunitas Kanker ini merupakan bentuk apresiasi OneOnco kepada komunitas kanker dan stakeholders atau support system lainnya untuk bisa menjadi teman terdekat pasien kanker, keluarga pasien, termasuk juga masyarakat yang dekat dengan pasien kanker,” tutup Leader OneOnco Kalbe, dr. Selvinna M.Biomed.

Baca juga: Vaksinasi HPV penting diberikan anak usia sekolah dasar

Baca juga: Kemenkes ajak masyarakat sadari pentingnya deteksi dini kanker

Baca juga: Dokter sebut sebagian besar kanker payudara tidak bergejala

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar