Inilah titik- titik "G-spot" wanita menurut dokter Boyke

Inilah titik- titik "G-spot" wanita menurut dokter Boyke

Ilustrasi hubungan pria dan wanita (Pixabay)

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis kandungan dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS menyebutkan titik-titik Grafenberg spot atau G-spot yang bila mendapatkan rangsangan diyakini dapat memberikan kenikmatan pada wanita saat berhubungan intim.

"Ada yang di serviks, di payudara, di vagina dalam. Tapi 70 persen itu di antara jam 11 sampai jam 12 (malam)," ujar Boyke dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

G-spot merupakan area pada wanita yang sangat sensitif saat berhubungan intim. Boyke menuturkan, pada vagina letaknya di sepertiga bagian atas.

Baca juga: Saran ahli soal seks yang aman di tengah corona

Pria perlu memperkirakan secara tepat titik ini demi menghindari munculnya rasa sakit bagi wanita.

Menurut Boyke, sekitar 70 persen wanita memiliki G-spot. Namun, banyak dari mereka tak tahu letaknya sehingga perlu dicari.

Dia menambahkan, seperti pria, para wanita juga perlu mendapatkan kepuasan saat berhubungan seksual.

"Jadi lelaki sekarang nggak gampang juga, udah ditambah stres pekerjaan, pandemi, kurang berolahraga, umumnya lelaki sekarang ini loyo," kata Boyke.

Dalam kesempatan itu, Vice President Wanita Indonesia Sehat dan Harmonis (WISH) Dhila mengatakan saat ini muncul gaya hidup yang disebut hustle culture yakni tekanan untuk bekerja lebih banyak dan lebih sibuk dari yang lain bahkan dianggap hal yang normal.

Hal itu antara lain didorong kebutuhan hidup yang tinggi, budaya kerja yang mulai bergeser dari kebutuhan hingga jadi kebiasaan.

Padahal gaya hidup ini bisa berdampak pada kesehatan, fisik dan mental, yang bisa berujung pada masalah vitalitas pria dan masalah seksual lainnya.

Menurut dia, karena kelelahan dan banyaknya tekanan hidup, tak jarang hal ini memicu penurunan gairah seks pria.

Baca juga: Dokter Boyke ungkap pentingnya orgasme bagi wanita

Baca juga: Dokter Boyke beri tips jaga keperkasaan bagi pria

Baca juga: Kiat memulai edukasi pada anak agar terhindar dari pelecehan seksual

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar