Hadirnya GITO Harapan Indah 20kV merupakan inovasi insan PLN
Jakarta (ANTARA) -
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menghadirkan gardu induk tanpa operator (GITO) 20 kilo Volt (kV) di Harapan Indah, untuk meningkatkan optimalisasi dan efisiensi keandalan jaringan listrik ke pelanggan.
 
General Manager PLN UID Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan mengatakan gardu induk yang diresmikan Rabu (10/8) menjadi yang pertama di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya untuk menyuplai beberapa kawasan, di antaranya Marunda, Cakung, Harapan Indah, dan Pondok Kopi.
 
"Beban listrik yang disalurkan Gardu Induk Harapan Indah rata-rata mencapai 79 Mega Watt (MW). Hadirnya GITO Harapan Indah 20kV merupakan inovasi insan PLN serta sebagai wujud transformasi PLN dalam bentuk lean, yang mana PLN memastikan pengadaan listrik yang handal dan efisien kepada pelanggan," ucap Doddy dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
 
Dengan hadirnya GITO Harapan Indah, lanjut dia, proses pengawasan dan pengendalian Gardu Induk yang sebelumnya dilakukan oleh operator akan dilakukan secara terpusat dan jarak jauh oleh PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jakarta sebagai solusi penyaluran listrik ke pelanggan yang lebih efektif dan efisien.
 
Teknologi yang mumpuni sendiri, kata dia, telah disiapkan PLN untuk memastikan peran operator yang selama ini mengawasi secara langsung dapat tetap terpantau dengan baik.
 
Semua peralatan telah terhubung melalui aplikasi human machine interface. Pengawasan dari sisi pengamatan ruangan cell dan instalasi cell akan dipantau selama 24 jam dari Maintenance Control Centre PLN UP2D.
 
"Pengawasan yang kontinyu dilakukan untuk memastikan keandalan pasokan listrik kepada pelanggan tetap terjaga," ucapnya.
Baca juga: PLN jamin pasokan listrik untuk JIS dan sirkuit Ancol
Baca juga: PLN UID Jakarta Raya perbanyak kabel bawah tanah
Baca juga: PLN suplai energi hijau ke perusahaan pusat data di Jakarta

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2022