Banjarmasin (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) COVID-19 Provinsi Kalimantan Selatan melaporkan kasus kematian COVID-19 bertambah satu hingga totalnya menjadi 2.584 orang selama pandemi sampai Rabu hari ini.

Tambahan satu kasus meninggal dunia akibat COVID-19 tersebut dari Kabupaten Tapin, total kematian di daerah tersebut sudah sebanyak 106 orang.

Kasus kematian terbanyak dari Kota Banjarmasin sebanyak 617 orang, disusul Kota Banjarbaru sebanyak 390 orang, Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 286 orang, Kabupaten Tanah Laut sebanyak 261 orang.

Selanjutnya dari Kabupaten Banjar sebanyak 181 orang, Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak 165 orang, Kabupaten Kotabaru sebanyak 152 orang, Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak 126 orang, Kabupaten Balangan sebanyak 109 orang.

Baca juga: Dua kabupaten di Kalsel sudah nihil pasien COVID-19

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 booster di Kalsel capai 21,99 persen


Kemudian dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebanyak 78 orang, Kabupaten Barito Kuala sebanyak 61 orang dan Kabupaten Tabalong sebanyak 52 orang.

TGTP2 COVID-19 Kalsel melaporkan juga pada Rabu hari ini hanya ada tambahan dua kasus positif COVID-19, yakni, dari Kota Banjarbaru dan Kabupaten Balangan.

Dengan demikian, total kasus COVID-19 di Kalsel selama pandemi sebanyak 87.540 kasus, sembuh 84.877 orang, di mana kini sebanyak 79 orang dirawat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Dr Diauddin di Banjarmasin meminta masyarakat terus waspada, disiplin protokol kesehatan, karena korban meninggal dunia masih terjadi.

Meskipun, kebanyakan pasien COVID-19 tidak mengalami gejala parah, bisa isolasi mandiri, namun penularan tetap terjadi setiap harinya.

Di mana semua daerah di provinsi ini masih status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di provinsi tetap level 1 hingga 3 Oktober.*

Baca juga: BIN Kalsel susur sungai untuk vaksinasi pedagang pasar terapung

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Kalsel tambah 11 dan sembuh 13


Pewarta: Sukarli
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2022