Kemendag: online marketing lebih menjanjikan

Kemendag: online marketing lebih menjanjikan

Gusmardi Bustami (FOTO ANTARA)

Jakarta (ANTARA News) - Di depan pengusaha Indonesia, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Gusmardi Bustami, mengatakan prospek berpromosi melalui media online atau Internet masih sangat menjanjikan.

"Media promosi online memiliki keunggulan dibandingkan dengan media lainnya karena tidak ada batasan wilayah dalam berpromosi. Kita bisa mempromosikan produk, baik barang ataupun jasa ke seluruh dunia hanya dari tempat kita mengakses Internet," kata Gusmardi Bustami dalam seminar tentang "Online Marketing" di Jakarta, Selasa.

Menurut Gusmardi, promosi melalui media Internet juga dinilai berbiaya lebih murah dibanding media lainnya.

Apalagi, lanjutnya, dengan besarnya jumlah pengguna Internet di Indonesia dan seluruh dunia, maka media Internet dapat dijadikan sebagai alat promosi yang menjanjikan bagi pengusaha Indonesia dalam memasarkan produknya ke pasar global.

"Di Indonesia saja, pengguna internet pada tahun 2011, menurut data MarkPlus Insight, tumbuh sebesar 30 persen dari tahun sebelumnya, yaitu menjadi 55 juta orang pengguna, dengan waktu akses Internet rata-rata 3 jam per hari," kata Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag.

Sedangkan potensi pasar untuk program bisnis lokal "Online", ujar dia, masih pada sekitar angka 0,15 persen dari total UKM Indonesia yang berjumlah 50 juta UKM.

Karenanya, para pengusaha Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki media online sebagai media promosi produk.

Hal tersebut dinilai dapat meningkatkan penjualan baik untuk pasar domestik maupun pasar luar negeri atau ekspor.

"Kami berharap, melalui seminar `Online Marketing` ini para pelaku usaha Indonesia dapat memanfaatkan prospek pengembangan bisnis melalui media online," katanya.

Pengembangan bisnis melalui Internet itu pada akhirnya juga diharapkan akan dapat menuju pada pengembangan usaha dan perkembangan profil perdagangan Indonesia pada umumnya.

Seminar "Online Marketing" itu merupakan hasil tindak lanjut dari penandatangangan MoU antara Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag dengan Hong Kong Trade Development Council (HKTDC).

(M040)

Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar