New York (ANTARA) - NEW YORK CITY, 20 Oktober (Xinhua) -- Disparitas antara warga kulit hitam dan putih terjadi dalam pengobatan kesuburan, yang tercermin dalam angka kematian bayi (AKI) di Amerika Serikat (AS), menurut U.S. News & World Report pada Rabu (19/10) mengutip sebuah studi luas tentang kelahiran di AS.

"Para peneliti menemukan tingkat kematian yang lebih tinggi pada bayi yang lahir dari wanita kulit hitam yang menggunakan perawatan semacam itu dibandingkan wanita kulit putih yang melakukan perawatan yang sama. Itu merupakan kesenjangan yang jauh lebih lebar daripada bayi yang lahir tanpa perawatan tersebut," kata laporan itu.

Kematian bayi jarang terjadi di AS, dan alasan atas hasil yang buruk ini tidak jelas. Para peneliti melihat adanya kesenjangan rasial bahkan setelah disesuaikan dengan faktor usia, diabetes, obesitas, merokok dan faktor risiko ibu lainnya, menurut laporan tersebut.

"Mahalnya biaya fertilisasi in vitro (in vitro fertilization/IVF) dan langkanya cakupan asuransi membuat perawatan kesuburan rata-rata hanya didapat oleh para wanita yang lebih kaya," sebut laporan itu.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics ini merupakan studi terluas tentang kesenjangan rasial bagi wanita yang menggunakan IVF, obat kesuburan atau perawatan kesuburan lainnya, imbuh laporan tersebut. 


 

Pewarta: Xinhua
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2022