Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM Reri Indriani mendukung pengembangan penggunaan bahan alam dari kekayaan alam wilayah Indonesia sebagai bahan untuk kosmetik.

Baca juga: Peneliti temukan kosmetik timbal putih hasil sintesis awal di dunia

"Badan POM sebagai bagian dari pemerintah mendukung Perkosmi bersama stakeholder terkait, kementerian/lembaga, pemda, akademisi terkait kosmetik khususnya yang menggunakan kosmetik menggunakan bahan alam Indonesia," kata dia dalam konferensi pers Indonesia Cosmetics Ingredients (ICI) Expo & Seminar 2022 di Jakarta International Expo Kemayoran, Selasa.

Menurut Reri, saat ini Badan POM memiliki program khusus untuk melakukan pendampingan kosmetik tematik yang merupakan kekayaan alam wilayah Indonesia.

"Ini akan memberikan dampak positif untuk peningkatan wellness tourism atau wisata kebugaran," ujar dia.

Kosmetik tematik merupakan kosmetik berbahan baku alam dan identik dengan suatu daerah. Kosmetik tematik telah dikenal pada beberapa daerah seperti kosmetik Bali (lulur dan spa), kosmetik Jawa (perawatan tradisional keraton), kosmetik Banjarmasin (bedak dingin), serta kosmetik berbahan alam lokal Indonesia.

Baca juga: Kosmetik "transferproof" dinilai akan menjadi tren hingga tahun depan

Reri mengatakan, Indonesia menduduki posisi ketiga dari lima negara dengan keanekaragaman hayati sehingga ketergantungan pada bahan baku kosmetik impor harus perlahan dikurangi. Hal ini agar industri kosmetik Indonesia mandiri.

"Pandemi memberikan pembelajaran di awal 2020 sempat agak stagnan karena bahan baku impor, tentunya ini menjadi pembelajaran kita agar mandiri," kata Reri.

Ruri menuturkan, kosmetik bukan hanya untuk kecantikan tetapi juga membantu menjaga kesehatan kulit, rambut dan bagian tubuh lainnya. Oleh karena itu, sambung dia, kosmetik yang aman dan bermanfaat merupakan suatu kebutuhan.

Senada dengan Reri, Ketua Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) Sancoyo Antarikso mengatakan kosmetika bukan hanya makeup atau riasan.

Menurut dia, kosmetik digunakan untuk tubuh manusia dari ujung rambut hingga kaki baik oleh perempuan maupun laki-laki.

"Sesuai dengan Badan POM, kosmetik itu sebetulnya sediaan yang digunakan untuk tubuh manusia, termasuk untuk rambut sampai ujung kaki. Pasta gigi, mouthwash dan digunakan perempuan serta laki-laki dari lahir sampai meninggal," kata dia.



Baca juga: Kemnaker kembangkan pelatihan kerja pertanian untuk obat dan kosmetik

Baca juga: UM Palangkaraya targetkan kembangkan herbal Kalteng untuk kosmetik

Baca juga: Produk industri kosmetika jadi andalan ekspor

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2022