Cirebon jalin kerja sama penempatan tenaga pertanian dengan Korea

Cirebon jalin kerja sama penempatan tenaga pertanian dengan Korea

Bupati Cirebon Imron menunjukkan surat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menjalin kerja sama dengan Pemerintah Haman-Gun, Korea Selatan di Cirebon. ANTARA/HO-Humas.

Saya sangat menyambut baik kerja sama ini, mengingat ada sekitar 72,5 persen penduduk Kabupaten Cirebon masuk ke dalam kategori usia produktif
Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menjalin kerja sama dengan Pemerintah Haman-Gun, Korea Selatan, untuk penempatan tenaga kerja di bidang pertanian yang dikirim sebagai pekerja musiman asing.

"Saya sangat menyambut baik kerja sama ini, mengingat ada sekitar 72,5 persen penduduk Kabupaten Cirebon masuk ke dalam kategori usia produktif," kata Bupati Cirebon Imron di Cirebon, Rabu.

Imron mengatakan kerja sama antara Pemkab Cirebon, dengan Pemerintah Haman-Gun, akan memberikan kontribusi yang positif terhadap masyarakat Kabupaten Cirebon.

Karena, lanjut Imron, akan menjadi salah satu solusi dalam mengentaskan angka kemiskinan dan pengangguran di daerah itu.

Imron juga berharap agar kerja sama untuk penyediaan tenaga kerja khususnya di bidang pertanian yang dilakukan bisa segera terwujud, karena masyarakat ingin segera bekerja.

"Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, karena kerja sama ini harus sepengetahuan sentral dari Kemendagri," katanya.

Imron mengatakan proses kerja sama harus dilaksanakan pada mekanisme dan ketentuan yang berlaku di NKRI.

Karenanya, patut dipahami oleh semua pihak, terutama Pemerintah Haman-gun, Korea Selatan agar bersama-sama menjunjung tinggi aturan tersebut.

Imron mengaku sudah memerintahkan kepada dinas terkait untuk segera membuat kajian tentang studi kelayakan terkait kerja sama tersebut.

"Hal ini dilakukan supaya ada kesungguhan untuk memproses langkah selanjutnya dengan tetap memegang teguh pada ketentuan aturan," katanya.

Baca juga: Bantuan Kementan upaya memajukan pertanian Cirebon

Baca juga: Lahan di Indramayu--Cirebon potensial kembangkan kedelai

 

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar