Tenis

'Si Kembar' Ana dan Ani berhadapan di final tunggal Rajawali Open 2022

'Si Kembar' Ana dan Ani berhadapan di final tunggal Rajawali Open 2022

Fitriana Sabrina dan Fitriani Sabatini menjadi runner-up pada nomor ganda putri Rajawali Women's Tennis Open 2022 di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (3/12/2022). (ANTARA/Muhammad Ramdan)

Sejak kecil kami sudah bersaing meskipun kembar
Jakarta (ANTARA) -
Petenis kembar binaan Badan Intelijen Negara (BIN) Fitriana Sabrina dan Fitriani Sabatini bakal bersaing memperebutkan gelar juara nomor tunggal turnamen Rajawali Women's Tennis Open 2022 di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (4/12).

Keduanya memastikan tiket final setelah mengalahkan lawan masing-masing, Sabtu. Ana sapaan akrab Fitriana Sabrina sukses menghentikan perlawanan Fadona Titalyana Kusumawati dari Kalimantan Selatan dengan skor 6-0, 3-2 retired.
 
Sedangkan Ani panggilan Fitriani Sabatini mengalahkan sesama atlet binaan BIN, Deria Nur Haliza dengan skor 6-4, 7-5.
 
Berbicara laga final, Ana dan Ani mengaku akan menampilkan permainan terbaik. "Jangan ditanya rekor pertemuan kami, sejak kecil kami sudah bersaing meskipun kembar," kata Ani usai pertandingan semifinal, hari ini.
 
Di sektor tunggal, Ana dan Ani memang mendominasi. Namun 'si kembar' harus puas menjadi runner-up pada nomor ganda putri setelah di final, Sabtu, kalah dari pasangan, Novela Rezha (Papua)/Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan).
 
Novela/Fadona menang rubber set melalui laga super tie break dengan skor akhir 7-5, 5-7 [10-8]. Mereka mengatakan kemenangan ini memantik semangat dan motivasi untuk terus berprestasi.
 
"Sangat senang sekali dengan adanya turnamen ini. Terima kasih kepada BIN yang telah mendukung turnamen dan semua pihak yang terlibat. Semoga ke depan akan lebih banyak lagi turnamen, sehingga kami bisa terus semangat," kata Novela.
 
Sementara itu, Direktur Turnamen Rajawali Women's Tennis Open 2022, Susan Soebakti, mengatakan ajang ini membangkitkan kembali gairah petenis putri Indonesia.
 
"Besok, masih ada final tunggal putri. Hingga hari ini petenis bersemangat karena ini turnamen satu-satunya yang terlaksana tahun ini untuk putri. Atlet sempat kedodoran pada awal turnamen karena lama tak ada kompetisi," kata Susan.
 
"Terimakasih kepada Kepala BIN, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan yang mendukung terselenggaranya turnamen ini. Semoga turnamen seperti ini bisa terus berlanjut untuk persiapan petenis nasional menuju event internasional," ujar Susan menambahkan.

Baca juga: Para petenis unggulan melaju ke perempat final Rajawali Open 2022
Baca juga: Rildo terus berbenah hingga akhir masa jabatan ketua umum PP Pelti
Baca juga: Yayuk Basuki: Asa petenis putri kembali dengan bergulirnya turnamen

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar