Polda Metro tingkatkan operasi anti narkoba jelang tahun baru

Polda Metro tingkatkan operasi anti narkoba jelang tahun baru

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Kita hentikan Jakarta pesta tahun baru dengan narkoba
Jakarta (ANTARA) - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berencana meningkatkan operasi pemberantasan narkoba di wilayah Jakarta dan sekitarnya jelang Tahun Baru 2023.

"Kita hentikan Jakarta pesta tahun baru dengan narkoba," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa dalam unggahan di akun Instagram @Narkoba_Metro, di Jakarta, Senin.

Mukti menginstruksikan kepada seluruh jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk jeli mengawasi dan mengungkap segala jenis penyalahgunaan narkotika jelang akhir tahun.

Hal itu karena peredaran dan penyalahgunaan narkoba kerap meningkat pada Desember.

"Kita harus antisipasi untuk Desember ini, kita harus bersihkan Jakarta dari narkoba," ujarnya.

Baca juga: Kejati DKI terima kembali berkas perkara Irjen Pol. Teddy Minahasa

Lebih lanjut dia juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk terus mengungkap dan mengembangkan kasus-kasus penyalahgunaan narkotika berskala kecil.

Karena pengungkapan dari kasus-kasus kecil pasti akan mengarah ke pengungkapan kasus yang lebih besar.

"Kembangkan kasus-kasus kecil untuk ungkap kasus-kasus besar. Berdayakan kemampuan untuk ungkap yang besar, mulai dari yang kecil dan tangani secara profesional," ujarnya.

Mukti menargetkan seluruh unit penyidik untuk mengungkap kasus narkoba setiap pekannya dan kinerja setiap unit di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya akan terus dianalisa dan dievaluasi.

Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya penyelundupan 112 kilogram ganja asal Sumatera yang rencananya akan diedarkan pada malam Tahun Baru 2023.

Baca juga: Polres Jakbar sosialisasikan bahaya narkoba ke SMK 4 Muhammadiyah

Ganja kering siap edar tersebut disita dari tangan tiga tersangka yang masih berusia muda yang berinisial RP (17), RS (19), dan RD (18).

Ketiganya ditangkap pada Sabtu (22/10) sekitar pukul 22.30 WIB di Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar