Jakarta (ANTARA) - Waymo dari Alphabet Inc telah mengajukan permohonan izin akhir yang diperlukan di California sebelum dapat menjual kendaraan yang sepenuhnya otonom, kata perusahaan itu kepada Reuters pada hari Selasa.

Keputusan atas permohonannya, yang diajukan pada Senin ke Komisi Utilitas Publik California, bisa memakan waktu berbulan-bulan.

General Motors Co's Cruise sejauh ini adalah satu-satunya perusahaan yang memiliki izin tersebut dan telah mengenakan biaya untuk perjalanan tanpa pengemudi di San Francisco sejak Juni.

Baca juga: Volvo-Waymo bersatu kembangkan mobil swakemudi

Kedua pesaing tersebut adalah pelopor dalam upaya untuk menunjukkan bahwa transportasi otonom dapat menjadi layanan yang tersedia secara luas dan menguntungkan.

Dengan perbukitan San Francisco, cuaca, dan jalan yang tersumbat menjadikannya tempat pembuktian utama. GM berencana memperluas ke lebih banyak kota tahun depan.

Andrew Chatham, seorang insinyur perangkat lunak di Waymo, mengatakan perusahaan telah memperbarui perangkat lunak yang mengontrol pengereman dan akselerasi.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi kegelisahan dan secara keseluruhan telah melampaui target tahun ini terkait dengan perilaku mengemudi. Demikian disiarkan Reuters, Rabu.

Baca juga: Waymo bermitra dengan Zeekr untuk kembangkan taksi otonom di AS

Baca juga: Pimpinan Waymo sebut Tesla salah kaprah tentang teknologi otonom

Baca juga: Mobil listrik Volvo akan pakai teknologi Waymo
Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2022