Tahun ini Pemkab Biak Numfor tetap menggalakkan menanam cabai di berbagai kampung
Biak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua pada 2023 terus menggencarkan program menanam cabai satu juta pohon di 257 kampung guna mendukung kebijakan pengendalian inflasi daerah setempat.

"Tahun ini Pemkab Biak Numfor tetap menggalakkan menanam cabai di berbagai kampung," kata Asisten II Sekda Biak Numfor bidang perekonomian dan pembangunan Lot Jensenem menanggapi kebijakan ekonomi daerah 2023 di Biak, Sabtu.

Asisten Sekda Lot mengatakan, gerakan menanam cabai satu juta pohon untuk masyarakat kampung mendukung program pengendalian inflasi daerah pada Januari 2023

Sedangkan tujuan dari menanam pohon cabai, menurut Lot Jensenem, untuk meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga keluarga bersangkutan.

"Kegiatan tanam cabai dilakukan masyarakat berbagai kampung di Biak Numfor untuk membantu warga desa untuk mendapatkan uang, " kata mantan Kadis pendidikan Biak Numfor itu.

Lot Jensenem mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman satu juta pohon cabai di lingkungan rumah pribadi atau kebun warga kampung karena dampak ekonomi sangat nyata untuk menambah penghasilan keluarga.

Jajaran Pemkab Biak Numfor, menurut Lot Jensenem, terus menerus mendorong dan mengajak warga kampung untuk menanam pohon cabai.

"Terlihat ladang usaha ekonomi keluarga mulai terbuka dengan mengikuti program pemerintah menanam pohon cabai, " imbuh mantan kepala BPKAD Biak Numfor itu.

Ajakan menanam pohon cabai yang digagas Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, menurut Lot Jensenem, secara ekonomi sangat menguntungkan perekonomian warga di daerah setempat.

Disinggung bibit pohon cabai untuk ditanam, menurut Lot Jensenem, pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui dinas pertanian dan ketahanan pangan telah menyediakan bibit cabai.

"Pemerintah Kabupaten Biak Numfor sudah menyiapkan bibit pohon cabai dan pupuk tanaman," katanya.

Baca juga: Koramil Biak Timur bantu warga menabur bibit cabai

Baca juga: Pemkab Biak minta bendahara disiplin kelola anggaran


 

Pewarta: Muhsidin
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2023