Banjarmasin (ANTARA) - Empat program studi (prodi) sarjana (S1) di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) diusulkan memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN (Accreditation Agency for Degree Programs In Engineering Informatics/Computer Science, The Natural Sciences and Mathemathics).

"Prodi yang mau dinilai terus mempersiapkan diri jelang visitasi dari tim ASIIN," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Ahad.

Adapun keempat prodi yang berstatus akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tersebut yakni Prodi Ilmu Tanah, Prodi Agribisnis, Prodi Teknologi Industri Pertanian, dan Prodi Kehutanan.

Prodi yang diusulkan untuk mendapatkan akreditasi internasional dinilai telah mampu memenuhi kriteria yang disyaratkan ASIIN, sebuah lembaga akreditasi internasional berasal dari Jerman untuk disiplin ilmu rekayasa, matematika dan sains, pertanian, biologi.

Baca juga: ULM gandeng ANTARA menuju perguruan tinggi 20 terbaik nasional

Baca juga: Amel, wanita pertama di dunia bergelar doktor konservasi bekantan


Alim berharap proses akreditasi dapat disiapkan dengan maksimal dengan dukungan penuh universitas termasuk terkait anggaran yang diperlukan dalam memenuhi seluruh persyaratan.

Perolehan akreditasi berskala internasional menjadi target sang rektor setelah menjabat sejak Oktober 2022 menggantikan Prof Sutarto Hadi.

"Ini menjadi awal yang baik, mari kita terus melakukan kolaborasi dan sinergi untuk mencapai target-target yang telah dirancang," ucap dia.

ULM sebagai perguruan tinggi negeri tertua dan terbesar di pulau Kalimantan saat ini memiliki 64 prodi S1, 24 prodi Magister (S2) dan tujuh Program Doktoral (S3).

Diketahui pula saat ini ULM dengan institusi terakreditasi A dalam proses transformasi dari perguruan tinggi status Badan Layanan Umum (BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).*

Baca juga: Tim ULM lakukan riset danau bekas tambang untuk ekonomi berkelanjutan

Baca juga: 11 dosen ULM masuk top 100 peneliti Indonesia

Pewarta: Firman
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2023