Liga Italia

Milinikovic-Savic sebut ia punya intuisi akan akhiri "kutukan Milan"

Milinikovic-Savic sebut ia punya intuisi akan akhiri "kutukan Milan"

Pemain Lazio Sergej Milinkovic-Savic merayakan gol pertamanya bersama Adam Marusic dalam pertandingan Serie A melawan AC Milan di Stadio Olimpico, Roma, Italia, Rabu (24/1/2023). ANTARA/ REUTERS/Alberto Lingria

Jakarta (ANTARA) - Gelandang Lazio Sergej Milinkovic-Savic mengatakan ia memiliki intuisi akan mengakhiri kutukan tidak pernah mencetak gol saat melawan AC Milan, bahkan ia memilih untuk memainkan dirinya sendiri pada gim Fantasy Football untuk pertandingan melawan AC Milan.

Lazio menghancurkan sang juara bertahan Milan dengan skor 4-0 pada pertandingan Liga Italia yang dimainkan di Stadion Olimpico, Roma, pada Rabu dini hari WIB. Pada laga tersebut, Milinkovic-Savic mengemas gol pembukaan bagi Biancocelesti.

Kemenangan itu juga mendongkrak Lazio naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Italia dengan 37 poin, unggul selisih gol atas Inter Milan dan AS Roma.

"Saya banyak membaca tulisan-tulisan yang mengatakan bahwa saya tidak pernah mencetak gol saat melawan Milan, namun saya memiliki perasaan bahwa hal itu akan berubah malam ini. Saya mendapatkan tiga poin dalam Fantasy Football," kata Milinkovic-Savic seperti dikutip dari Football Italia.

"Ini mungkin merupakan malam yang indah, pertandingan hebat di depan para penggemar kami, semua orang bermain baik, dan ini hasil yang layak didapatkan. Sekarang kami harus tetap membumi dan menegakkan kepala, kami akan terus melaju," tambahnya.


Baca juga: AC Milan dihajar Lazio empat gol tanpa balas

Saat ditanyai apakah Lazio di bawah asuhan Mauriuzio Sarri suatu saat kelak akan dapat merengkuh gelar juara liga, Milinkovic-Savic tidak ragu mengumbar optimismenya.

"Mengapa tidak? Jika kami bermain seperti ini melawan juara bertahan, mengapa kami tidak bisa melakukannya," yakin pemain Serbia tersebut.

Setelah menelan kekalahan 1-2 dari Lecce dan imbang 2-2 dengan Empoli pada dua laga perdana pada 2023, Lazio mencatatkan tren positif pada tiga pertandingan terakhirnya.

Tim ibukota sukses menang 2-0 di markas Sassuolo pada ajang liga, kemudian menang 1-0 atas Bologna pada Piala Italia, sebelum kemudian menang besar atas AC Milan.

Meski demikian, Lazio tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen Napoli, yang telah mengoleksi 50 poin dari 19 pertandingan, yakni 13 poin.

Baca juga: Gol tunggal Baldanzi bawa Empoli bungkam Inter 1-0
Baca juga: Juventus berbagi poin dengan Atalanta setelah imbang 3-3
Baca juga: Paulo Dybala jadi sosok penting saat Roma tundukkan Spezia 2-0

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar