Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menginginkan Jakarta International Stadium (JIS) bisa dikelola dengan lebih terintegrasi sehingga para penikmat konser lebih banyak mendapatkan berbagai kemudahan saat menonton.

Pernyataan ini disampaikan saat dirinya ditanyakan apakah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mengintervensi kekacauan akses keluar pasca menonton konser akbar grup band Dewa 19.

“Saya ingin ke depan agar venue JIS yang memang sangat luar biasa daya tampungnya bisa dikelola dengan lebih terintergrasi sehingga para penikmat konser akan lebih banyak dapat kemudahan-kemudahan saat nonton di JIS maupun konser-konser serupa di venue lainnya,” kata dia dalam The Weekly Brief with Sandi Uno yang dipantau secara virtual, Jakarta, Senin.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, lanjut dia, dikatakan bahwa konser akbar Dewa 19 berlangsung sukses dengan kehadiran sekitar 70 ribu penonton. Namun, sebagian orang mengeluhkan akses parkir dan interkonektivitas di sekitar kawasan venue.

Baca juga: Penonton keluhkan akses keluar konser Dewa 19, APMI: jadikan pelajaran

“Ini yang berhasil kami atasi saat ada festival-festival sebelumnya, di mana kita berhasil memfasilitasi drop off dan pick up point, bekerja sama dengan beberapa para pelaku yang berhubungan langsung dengan penyelenggaraan event,” ungkap Menparekraf.

Memang, ucapnya, Kemenparekraf tak terlibat secara langsung dalam event konser Dewa 19 di JIS, tetapi ia mengaku pihaknya bakal proaktif menanggapi beberapa keluhan yang disampaikan oleh sebagian penonton.

Kesediaan Kemenparekraf menerima keluhan dari para penonton karena pihaknya telah memiliki standar baku untuk penyelenggaraan kegiatan event yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Sejumlah standar tersebut berkaitan dengan crowd control, early warning system, crowd flow, drop off, parking.

“Ini (keterlibatan Kemenparekraf dalam mengadakan konser) kita harapkan bisa lebih melibatkan kita, saya sama Mas Dhani (punggawa Dewa 19) sangat dekat hubungannya. Saya juga diundang, tapi karena ada tugas di ATF (ASEAN Tourism Forum) 2023, saya tak bisa hadir secara langsung, hanya melihat dari beberapa tayangan postingan dari rekan-rekan,” ujar Sandiaga.

Baca juga: Jakkon gelar "Operasi Semut" bersihkan sampah usai konser Dewa 19

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2023