Sepak Bola Dunia

Christian Atsu dikabarkan telah ditemukan dalam kondisi hidup

Christian Atsu dikabarkan telah ditemukan dalam kondisi hidup

Warga mencari korban yang terjebak di reruntuhan bangunan akibat gempa di Hatay, Turki, Selasa (7/2/2023). Hingga Selasa (7/2) jumlah korban tewas akibat gempa 7,8 SR di Turki dan Suriah dilaporkan telah melebihi 5.000 jiwa dan tim SAR masih berjuang menyelamatkan korban yang masih terperangkap di reruntuhan. ANTARA FOTO/REUTERS-Umit Bektas/nym.

Jakarta (ANTARA) - Mantan gelandang Newcastle United dan tim nasional Ghana Christian Atsu telah ditemukan dalam kondisi hidup setelah dilaporkan menghilang usai gempa bumi yang menewaskan lebih dari 4.800 orang di Turki dan Suriah, demikian disampaikan duta besar Ghana untuk Turki.

Atsu saat ini membela klub Turki Hatayspor, yang bermarkas di Provinsi Hatay di dekat episentrum pada gempa yang terjadi pada Senin (6/2/2023).

"Saya memiliki kabar baik. Saya baru mendapatkan informasi dari presiden Asosiasi Ghana bahwa Christian Atsu telah ditemukan di Hatay," kata Francisca Ashietey-Odunton kepada Radio Asaase, yang dikutip AFP.

Sang duta tidak memberi informasi detail mengenai kondisi Atsu.

Ofisial Hatayspor Mustafa Ozat mengatakan kepada saluran streaming Play Spor pada Senin bahwa Atsu masih terjebak di puing-puing dan berusaha untuk meloloskan diri.

Baca juga: Mantan pemain Newcastle selamat dari reruntuhan akibat gempa Turki

Atsu menghabiskan lima musim di Newcastle sebelum kemudian pergi untuk bermain di Arab Saudi pada 2021.

Ia telah mencatatkan 60 penampilan untuk timnas Ghana, dan terakhir kali membela timnasnya pada September 2019.

"Kami berdoa untuk pemain internasional Ghana Christian Atsu dan para korban gempa bumi di Turki dan Suriah," cuit akun resmi Asosiasi Sepak bola Ghana.

Sejumlah negara telah menawarkan bantuan sejak berskala 7,8 magnitudo menghantam Turki dan Suriah pada Senin dini hari setempat, ketika masyarakat masih tidur. Cuaca dingin juga membuat upaya-upaya pertolongan perlu dilakukan secepatnya.

Bangunan-bangunan apartemen multi fungsi yang penuh dengan penghuni adalah sebagian dari 5.600 gedung yang hancur di Turki. Sedangkan di Suriah dilaporkan puluhan gedung rusak.

Baca juga: Erdogan serukan solidaritas dampak gempa, pemimpin dunia berduka
Baca juga: Sekjen PBB prihatin banyaknya korban gempa Turki dan Suriah

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar