Surabaya (ANTARA) - Persebaya Surabaya menargetkan juara pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim depan dengan menyiapkan skuad pemain berkompeten seperti George Brown dan Brylian Aldama serta sejumlah pemain lainnya.

Pelatih Persebaya Aji Santoso dalam keterangannya di Surabaya, Minggu, mengatakan, sejumlah pemain yang diturunkan dalam pertandingan dipersiapkan untuk kompetisi musim depan.

"Alhamdulillah, permainan kedua pemain tersebut menurut saya cukup bagus meski ini pertandingan pertama sebagai starter," ucapnya.

Mudah-mudahan, lanjutnya, hasil pertandingan melawan Persikabo menjadi motivasi agar pemain menjadi lebih baik lagi dalam menghadapi kompetisi.

Tak hanya itu, pelatih asal Malang tersebut juga mengapresiasi semangat Riswan Lauhin untuk tampil maksimal dalam membela Persebaya.

Baca juga: Aji Santoso sebut mental pemainnya meningkat usai putus tren negatif

"Pertandingan sudah selesai, Riswan ada sedikit masalah yang akhirnya mendapat kartu merah, Riswan ini pemain yang masih baru, belum punya pengalaman banyak di kompetisi, namun fighting spirit-nya untuk membela klub ini luar biasa," ujarnya.

Hal tersebut, kata Aji, harus menjadi pembelajaran bagi Riswan agar dalam pertandingan selanjutnya dapat bermain lebih baik lagi," tuturnya.

Meskipun terkena kartu merah, menurut pelatih yang memilik lisensi UEFA Pro tersebut Riswan tetap bisa bermain saat melawan PSIS Semarang karena statusnya laga tunda.

"Yang jelas komposisi pemain pada pertandingan ini saya persiapkan untuk musim depan, paling tidak mereka sudah terbiasa beradaptasi dengan situasi kompetisi," katanya.

Selanjutnya, Persebaya akan melawat ke kandang PSIS Semarang pada Rabu, 29 Maret di Stadion Jatidiri.

Saat ini, klasemen sementara Persebaya naik ke peringkat delapan dengan raihan 42 poin dari 29 pertandingan.

Sementara, PSIS Semarang berada di urutan 13 dengan perolehan poin 35 dari 29 pertandingan.

Baca juga: Pelatih Persikabo akui keunggulan tuan rumah Persebaya

Pewarta: Abdul Hakim/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Teguh Handoko
Copyright © ANTARA 2023