Komunitas Earth Hour Jayapura kampanyekan hemat energi

Komunitas Earth Hour Jayapura kampanyekan hemat energi

Aksi memadamkan lampu selama satu jam dan penyalaan lilin sebagai bentuk kampanye hemat energi oleh Komunitas Earth Hour Jayapura di Taman Imbi, Kota Jayapura (ANTARA/HO-Dokumen pribadi Komunitas Earth Hour)

Jayapura (ANTARA) - Komunitas Earth Hour Jayapura, Papua mengkampanyekan penghematan energi dengan melaksanakan aksi pemadaman lampu atau switch off selama satu jam di Taman Imbi, Distrik Jayapura Utara.

Koordinator Earth Hour Jayapura, Ranum Mansawan di Jayapura, Minggu (26/3), mengatakan aksi pemadaman lampu selama satu jam dari pukul 20.30 WIT hingga 21.30 WIT dilaksanakan pada Sabtu (25/3) di Taman Imbi yang melibatkan Komunitas Tuli Jayapura yang tampil dan menyanyikan lagu dunia tipu-tipu yang dibawakan menggunakan bahasa isyarat.

"Selain itu ada juga Komunitas Menoken, pelajar dari SMP Negeri 1 Jayapura dan juga dari perhotelan untuk bergabung bersama kami dalam kampanye hemat energi," katanya.

Menurut Ranum, pemadaman lampu atau switch off merupakan acara tahunan yang digelar komunitas Eart Hour di mana pada 2023 diusung tema yakni satu jam untuk bumi yang memiliki makna untuk mengajak masyarakat umum guna memberikan satu jam mereka dalam memberi jeda bagi bumi.

Dia mengatakan bumi diibaratkan sebagai sesuatu yang hidup sehingga sepanjang tahun bumi telah bekerja sangat keras.

"Sehingga dengan momentum satu jam melalui aksi pemadaman lampu kami ingin mengajak masyarakat agar memberikan waktu istirahat untuk Planet Bumi," ujarnya.

Dia menjelaskan meskipun aksi ini merupakan langkah yang kecil tetapi pihaknya berharap dengan dilakukan oleh banyak orang dan masing-masing memiliki kesadaran maka dapat mempunyai dampak yang besar bagi Planet Bumi sebagai tempat tinggal.

"Kami juga ingin agar masyarakat lebih peduli terhadap penggunaan energi yang tidak terbarukan," katanya lagi.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Matias Mano mengatakan pihaknya mengapresiasi kegiatan pemadaman lampu selama satu jam untuk bumi yang dilakukan oleh Komunitas Earth Hour Jayapura.

"Kami ketahui bersama bahwa Planet Bumi sudah semakin tua dan perkembangan elektronik dan bangunan fisik yang punya andil dalam gas rumah kaca tentu mengganggu lingkungan sehingga kegiatan ini sangat positif," katanya.

Pihaknya berharap ke depan aksi tersebut bisa dilakukan dengan melibatkan Pemerintah Kota Jayapura sehingga lampu pada jalan-jalan di Kota Jayapura bisa dipadamkan lagi selama satu jam.

Menurut Matias, saat ini kehidupan masyarakat sangat tergantung dengan listrik untuk itu aspek keberlanjutan dan menyempatkan waktu untuk berpikir akan kesadaran pentingnya hemat energi.

"Kota Jayapura sebagai ibu kota Provinsi Papua dalam perkembangannya tentu tidak ada larangan untuk akses seluas-luasnya terhadap listrik tetapi bijak dalam menggunakannya adalah yang utama, kesadaran itu dapat tumbuh melalui aksi satu jam memadamkan lampu," ujarnya.

Sekadar untuk diketahui, Earth Hour Jayapura merupakan bagian dari Earth Hour Indonesia dan Earth Hour Global.

Earth Hour ialah sebuah gerakan global yang mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis dan pemerintah di seluruh dunia untuk menunjukkan kepedulian dan kontribusi terhadap upaya penanggulangan perubahan iklim.

Baca juga: Komunitas Earth Hour ajak warga Makassar hemat energi listrik
Baca juga: Sejumlah ruas jalan di Solo gelap pada Earth Hour 2023
Baca juga: WWF: Earth Hour ingatkan pentingnya peran aktif lestarikan alam

 

Pewarta: Ardiles Leloltery
Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar