Jakarta (ANTARA News) - Bintang pop Justin Bieber menyebut kematian seorang paparazzi, yang tewas karena kecelakaan saat mengejar mobil Ferrari putihnya, sebagai kecelakaan tragis.

Polisi mengatakan, fotografer lepas yang namanya belum diumumkan itu ditabrak oleh pengendara lain saat menyebrangi jalanan ramai untuk memotret mobil Ferrari yang dihentikan polisi karena ngebut.

Bieber (18) tidak berada di mobil sport itu, yang dilaporkan dikemudikan oleh seorang teman.

"Meski saya tidak berada di tempat kejadian maupun terlibat secara langsung dalam kecelakaan tersebut, doa saya menyertai korban dan keluarganya," kata pelantun "Baby" itu dalam pernyataan yang dikutip Reuters.

Bieber, yang siang malam selalu dikuntit paprazzi, berharap insiden itu "akan menginspirasi adanya undang-undang atau langkah penting apapun untuk melindungi hidup dan keselamatan selebriti, petugas kepolisian, publik, dan fotografer."

Situs TMZ.com melaporkan sang fotografer mengikuti mobil Ferrari setelah melihatnya keluar dari sebuah hotel di Beverly Hills, Selasa sore. Fotografer itu yakin Bieber berada di dalam mobil tersebut.

Kepolisian Los Angeles mengatakan sang fotografer terlihat mengambil gambar lalu lintas dan petugas patroli menyuruhnya kembali ke mobil untuk alasan keamanan. Ia ditabrak oleh pengendara lainnya ketika berusaha menyeberangi jalan berlajur empat.

(nta)


Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2013