Pemindahan ibu kota bukan gampangkan masalah

Pemindahan ibu kota bukan gampangkan masalah

Ketua DPR Marzuki Alie (ANTARA)

..lebih mudah....menata Jakarta, jika sebagian beban Jakarta dipindahkan"
Jakarta (ANTARA News) - Ketua DPR RI Marzuki Alie membantah anggapan yang menyebut bahwa usulannya tentang pemindahan pusat pemerintahan sebagai langkah menggampangkan masalah di DKI Jakarta.

Menurut Marzuki, usulannya itu sama sekali bukan menggampangkan dalam upaya mengatasi masalah di Ibukota, melainkan solusi untuk mempermudah pembenahan Jakarta.

"Coba saja sekarang Jokowi pusing hanya untuk memindahkan masyarakat dari bantaran kali. Bagaimana mau menata Jakarta bila masyarakat di bantaran kali saja sulit dipindahkan," katanya di Jakarta, Jumat.

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan pemindahan pusat pemerintahan supaya Jakarta tidak karut marut.

Sebab, katanya, yang namanya pusat perdagangan pasti akan banyak mal dan sebagainya yang membuat macet lalu lintas sehingga tidak efektif untuk jalannya pemerintahan.

Pemindahan pusat pemerintahan, kata dia, juga bukan berarti meninggalkan masalah Jakarta. Jakarta tetap harus dibenahi karena di dalamnya ada jutaan warga yang tinggal.

"Menurut saya akan lebih mudah bagi Jokowi untuk menata Jakarta, jika sebagian beban Jakarta dipindahkan," katanya.

Menurut dia, lokasi yang paling ideal untuk lokasi pusat pemerintahan yang baru adalah pantai utara Jakarta dengan mereklamasi pantai dan sebagian laut.

Dia mengatakan opsi itu akan lebih murah biayanya daripada memindahkan pusat pemerintahan ke Bogor, Sumatera Selatan, atau Kalimantan Tengah.

"Daripada memindahkan ke wilayah Bogor atau sekitarnya yang tanahnya sudah dikuasai orang kaya dan calo, menguruk jauh lebih murah. Pasir untuk pengurukan pun bisa diambil dari dalam laut tanpa merusak lingkungan yang semuanya dilakukan pemerintah," katanya.

Dia mengatakan bila pusat pemerintahan dipindah ke pantai utara Jakarta, di kawasan itu tidak hanya dibangun fasilitas perkantoran pemerintahan, tetapi juga sarana dan prasarana untuk pegawai pemerintahan.

"Pegawai pemerintahan maupun para pejabat negara semuanya tinggal di sana sehingga tidak perlu menggunakan kendaraan bermotor tetapi cukup bersepeda. Efektifitas pemerintahan pasti akan lebih terjamin," katanya.

(D018)

Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar