London (ANTARA News) - Pemenang Indonesian Idol 2012 Regina Ivanova (26) dan runner up ajang pencari bakat ala Indonesia, Kamasean Yoce Matthews (17), rekaman di Spirit Studio, tempat rekaman legendaries yang terletak di Manchester, Inggris.

Regina dan Sean juga sempat tampil menghibur masyarakat Indonesia yang haus hiburan di Wisma Nusantara, kediaman resmi Dubes RI untuk Kerajaan Inggris Raya, Sabtu (19/1) malam.

Kehadiran kedua penyanyi itu di Inggris yang tengah dilanda salju adalah dalam rangka melakukan rekaman di studio rekaman legendaries yang terletak di Manchester, tempat band kenamaan melakukan rekaman, seperti The Stone Roses, Simply Red, dan Happy Mondays.

"Saya senang dan bangga bisa melakukan rekaman di Spirit Studio," ujar Regina kepada ANTARA London, usai mentas dalam rangka acara perpisahan Minister Councelor Haris Nugroho yang selesai masa tugas di KBRI London.

Hal senada juga disampaikan Sean yang merasa senang dan bangga serta bersyukur bisa melakukan rekaman di studio tempat band legendaries Inggris rekaman.

Apalagi Inggris sebagai kiblatnya musik dunia, ujar Regina yang merekam album singlenya "Jika Bukan Engkau" yang syairnya ditulis oleh Aldi.

"Saya juga merekam lagu yang saya tulis sendiri," ujar Sean yang belum memberikan judul pada lagu yang sudah direkamnya.

Regina dan Sean mengakui bahwa mereka bercita-cita bisa mempersembahkan Gramy Award untuk Indonesia.

Regina yang pada malam itu dengan diiringin kelompok band KBRI London melantunkan lagunya Adele, "Someone Like You" dengan penuh penghayatan.

Regina menjuarai ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim ketujuh, yang terjegal di audisi enam edisi Indonesian Idol sebelumnya, bersama Sean yang merupakan kontestan termuda dalam sejarah Indonesian Idol.

Kedua remaja Indonesia yang beruntung melakukan rekaman di studio kenamaan Inggris di panggung Indonesia Idol yang diselenggarakan School Sound Record (SSR) Jakarta sering mendapat pujian dari para juri .

Danny K. Murniadi, Business Development Director SSR, mengatakan bahwa para juara Indonesia Idol memang sudah disebutkan akan melakukan rekaman di Manchester Inggris sebagai hadiah.

SSR Indonesia yang menjalin kerjasama dengan SSR Manchester yang berdiri sejak 1980-an itu tempatnya musisi dunia melakukan rekaman.

"Sudah sepantasnya pemenang Indonesia Idol juga bisa melakukan rekaman di SSR yang menjadi co sponsor bersama RCTI mengelar ajang pencari bakat yang banyak diminati," katanya.

Hal yang senada juga disampaikan wakil sekolah SSR Cahyo Budiono. Dia mengatakan bahwa Inggris sebagai kiblatnya musik dunia para pemanang Indonesia Idol juga bisa rekaman ditempat yang bergengsi di Inggris.

Sementara itu, Ian Hu, Psincipal SSR Manchester, mengakui bahwa dirinya senang bisa menjalin kerja sama dengan musisi Indonesia yang penuh bakat.

"Mereka adalah penyanyi yang sangat berbakat," ujar Ian Hu.

Kehadiran kedua artis Indonesia yang cukup dikenal di kalangan masyarakat Indonesia. Mereka disambut hangat dalam suasana musim dingin kota London yang dalam beberapa hari dilanda salju.

Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Inggris Raya dan Republic Irlandia Hamzah Thayeb yang menjadi tuan rumah bersama Ny. Lastry Thayeb dalam acara tersebut menyediakan menu makan malam berupa satai Padang, sop, dan ikan asam manis, serta daging balado.

"Saya bangga ada artis Indonesia yang bisa melakukan rekaman di Inggris yang menjadi kiblat musik dunia," demikian Dubes Hamzah Thayeb yang juga pada malam itu juga kedatangan tamu Duta Besar Indonesia di Vatikan Budiarman Bahar yang tengah berlibur bersama keluarga.

Selain melakukan rekaman di kota Manchester, kandangnya MU, yang sempet mereka jambangin, Regina dan Sean juga melakukan tapak tilas ke kota Liverpool tempat lahirnya band The Beatles dan juga tidak lupa mencicipi makanan khas Inggris, Fish and Chip.
(H-ZG)

Editor: Ella Syafputri
Copyright © ANTARA 2013